<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9977">
 <titleInfo>
  <title>Tafsir Juz 27 Hikmatun Balighah - Hikmah Yang Menghunjam</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Yunan Yusuf</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Lentera Hati</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kepercayaan terhadap Hari Kiamat merupakan salah satu ajaran esensial dari setiap agama. Tidak ada agama yang tidak mengajarkan kepercayaan terhadap Hari Kiamat. Kepercayaan itu termasuk ke dalam masalah-masalah eskatologis. Hari Kiamat adalah batas antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Tanpa Hari Kiamat konsep kehidupan akhirat menjadi tidak berguna karena menganggap dunia tidak berakhir–sebagaimana paham Kaum Dahriyun, Atheisme, dan Materialisme. Kehidupan akhirat baru ada dengan berakhirnya kehidupan dunia. Kehidupan dunia sudah dipastikan akan berakhir, karena kehidupan dunia hanyalah fana, bersifat sementara. Tidak ada yang langgeng di dunia ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hikmatun Bâlighah yang menjadi tema sentral dalam buku ini mengandung makna, yakni pesan tentang pemberitaan Hari Kiamat yang kedatangannya pasti. Kata hikmah dapat dipahami sebagai pengetahuan kecerdasan spiritual yang membuat seseorang harus mampu bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diterima. Sementara kata bâlighah yang bermakna jelas dan kuat sebagai hujah tentang keniscayaan Hari Kiamat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Qiyâmah Kubrâ adalah kehancuran total alam semesta. Hanya Allah yang mengetahui kapan terjadinya Hari Kiamat. Usia semesta ini sudah jutaan tahun cahaya dan masa depan semakin mendekati kita. Kepercayaan terhadap Hari Kiamat dan Hari Berbangkit seyogianya memberi dorongan setiap Muslim agar gemar beramal saleh untuk investasi akhirat. Dengan meyakini Hari Kiamat, hidup menjadi lebih indah dan bermakna.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Tafsir Juz 27</topic>
 </subject>
 <classification>2X1.3</classification>
 <identifier type="isbn">9786027720374</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas  Ushuluddin &amp; Dakwah Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>2X1.3 YUS h c.</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003291.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>2X1.3 YUS h c.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003291.2</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>2X1.3 YUS h c.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Hikmatun.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9977</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-03 13:59:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-07 08:48:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>