Image of Lebih Memahami Wudhu dan Shalat; 153 Tanya Jawab Seputar Hukum, Sejarah, Hikmah serta Filosofi Thaharah dan Shalat yang Perlu Diketahui Setiap Muslim

Lebih Memahami Wudhu dan Shalat; 153 Tanya Jawab Seputar Hukum, Sejarah, Hikmah serta Filosofi Thaharah dan Shalat yang Perlu Diketahui Setiap Muslim



Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat shalat yang kukerjakan.” (HR Bukhari)

Tanpa wudhu, shalat seseorang dianggap sia-sia. Demikian juga mandi bagi yang berhadas besar. Dan, shalat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkan shalat, dia menegakkan agama. Barang siapa meninggalkannya, dia meruntuhkan agama.” (HR al-Baihaqi).

Maka sudah seharusnya kita memahami tatacara berwudhu, mandi, dan shalat secara tuntas. Buku ini mengulas apa saja rukun, sunnah, makruh, dan hal-hal yang membatalkan tiga ibadah tersebut lengkap dengan dalil-dalilnya. Tak kalah penting dan menarik, dikupas pula sejarah, tujuan, hikmah, manfaat, dan maslahatnya masing-masing bagi kehidupan kita. Bukankah Allah tidak mensyariatkan sesuatu kecuali mengandung hikmah dan maslahat untuk manusia?

Ditopang referensi yang kaya dan tepercaya, buku ini hadir untuk melengkapi buku-buku ibadah yang sudah ada. Ditulis dengan bentuk tanya jawab sehingga memantik rasa ingin tahu pembaca, bahkan soal hal-hal yang tak terpikirkan sebelumnya. Diulas dalam bahasa sangat sederhana sehingga bisa dinikmati semua kalangan. Penting bagi ahli dan mudah dipahami bagi orang kebanyakan. Selamat menyempurnakan ibadah kita sehari-hari.

Daftar Isi Buku

Tanya Jawab Seputar Wudhu—17

Apa Makna Wudhu dalam Islam?—17
Adakah Dalil dari Al-Qur’an, Hadis, atau Ijmak tentang Wajibnya Wudhu?—17
Adakah Ayat Al-Qur’an atau Hadis yang Menjelaskan Tata Cara Wudhu?—19
Selain Wajib, Apakah Ada Wudhu yang Hukumnya Makruh Bahkan Haram?—21
Apakah Para Nabi Juga Mengajarkan dan Mengerjakan Wudhu?—27
Samakah Wudhu Para Nabi dengan Wudhu yang Kita Kerjakan?—29
Apakah Wudhu Para Nabi Hanya Digunakan untuk Shalat-Shalat Wajib Saja?—30
Sejak Kapan Wudhu Mulai Diwajibkan kepada Nabi Muhammad dan Umatnya?—35
Adakah Pentahapan Hukum dalam Wudhu dan Apa Hikmahnya?—37
Benarkah Wudhu itu Tidak Cukup Hanya untuk Menghilangkan Hadas?—38
Apa Hikmah/Filosofi Wudhu dalam Islam?—40
Seberapa Besar Manfaat Wudhu dalam Islam?—41
Apa Hikmah/Filosofi Wudhu Harus Menggunakan Air?—43
Apa Saja Jenis Air yang Sah Digunakan untuk Wudhu?—45
Kenapa Tanah Bisa Menggantikan Fungsi Air Sebagai Alat untuk Bersuci?—50
Kenapa dalam Tayamum Tidak Ada Kewajiban Mengusap Sebagian Kepala dan Mengusap Kedua Kaki?—52
Kenapa Tanah Bisa Digunakan Bahan Campuran untuk Menghilangkan Najis Mughalazhah?—53
Ketika Seseorang Selesai Wudhu, Kemudian ia Mendengar Azan, Mana yang Didahulukan, Doa Sesudah Wudhu atau Menjawab Azan?—54
Suara Azan Terdengar dari Berbagai Arah, Mana yang Harus Dijawab?—54
Bagaimana Argumen Ulama Tentang Wajibnya Membasuh Kaki?—55
Kenapa Hanya Empat Anggota yang Wajib Terbasuh/Tersapu Ketika Berwudhu?—56
Kenapa yang Wajib Disapu Hanya Sebagian Kepala Sementara Anggota Wudhu yang Lain Dibasuh?—60
Bagaimana Hukum Mengusap atau Membasuh Anggota Wudhu Satu Kali-Satu Kali Atau Dua Kali-Dua Kali atau Lebih dari Tiga Kali-Tiga Kali?—61
Kenapa Kesunnahan Mengusap atau Membasuh Anggota Wudhu itu Tiga Kali-Tiga Kali, Bukan Lima Kali atau Tujuh Kali?—63
Beolehkah Wudhu dalam Keadaan Telanjang?—64
Bagaimana Hukum Berbicara Saat Wudhu?—65
Apa Hikmah/Filosofi Wajibnya Niat dalam Wudhu?—66
Adakah Dalil dalam Al-Qur’an Maupun Hadis tentang Wajibnya Niat dalam Wudhu?—67
Kapan Niat Wudhu itu Diucapkan?—69
Anggota Apa Saja yang Termasuk Bagian dari Wajah?—69
Bolehkah Mengusap Satu Helai Rambut Saja atau Mengusap Kulit Kepala Saat Mengusap Sebagian Kepala?—70
Apakah Mata Kaki Termasuk Bagian yang Wajib Terbasuh?—72
Apa yang Dimaksud Tartib dalam Rangkaian Rukun Wudhu?—73
Apa Hikmah/Filosofi Sunnahnya Membaca Basmalah, Mencuci Kedua Telapak Tangan, Berkumur-kumur,dan Mengusap Kedua Telinga?—74
Apa Hikmah/Filosofi Diwajibkannya Membasuh Muka, Kedua Tangan, Mengusap Sebagian Kepala dan Kaki?—76
Bagaimana Pandangan Medis tentang Gerakan-Gerakan Wudhu?—78
Bagaimana Hukum Berlebih-lebihan Menggunakan Air atau Terlalu Hemat Air?—81
Bagaimana Hukum Membersihkan Sisa-Sisa Air Wudhu dengan Handuk atau Sejenisnya?—82
Bolehkah Meminta Tolong Orang Lain dalam Mengerjakan Wudhu?—82
Bolehkah Wudhu Menggunakan Gayung atau Sejenisnya?—83
Bolehkah Berwudhu dengan Air Panas?—84
Bolehkah Wudhu dengan Air Musyammas (Air yang Dipanaskan dengan Sinar Matahari)?—85
Bagaimana Hukum Berwudhu di Kamar Mandi yang Menyatu dengan WC?—86
Kenapa Kentut Membatalkan Wudhu?—86
Kenapa Ketika Kentut yang Dibasuh Justru Anggota Wudhu, Bukan Duburnya?—88
Tidur Seperti Apa yang Membatalkan Wudhu?—89
Batalkah Orang yang Tertidur dalam Shalat?—90
Kenapa Tidur Bisa Membatalkan Wudhu?—91
Apakah Hipnotis dan Koma Membatalkan Wudhu?—92
Apa yang Dimaksud al-Massu dan al-Lamsu Menurut Ulama?—93
Batalkah Bersentuhan Kulit Antara Suami dan Istri?—94
Seperti Apa Kriteria Anak Kecil yang Dapat Membatalkan Wudhu?—95
Batalkah Wudhu Seseorang Ketika Menyentuh Ayah/Ibu Tiri, Saudara Seayah/Seibu, Saudara Tiri dan Mertua Tiri?—96
Apa Hikmah/Filosofi Batalnya Bersentuhan Kulit dengan Lawan Jenis?—97
Adakah Manfaat Wudhu Sebelum Tidur?—98
Bagaimana Hukum Berwudhu Sebelum Berhubungan Seksual?—101
Bagaimana Cara Berwudhu Orang/Pasien yang Diinfus?—102
Bagaimana Hukum Membawa Tafsir Al-Qur’an bagi yang Sedang Berhadas?—103
Apa Hikmah/Filosofi Wajibnya Mandi Jinabah (Mandi Besar) bagi yang Berhadas Besar?—103
Kenapa Setelah Keluar Air Mani Diwajibkan Mandi?—105
Kenapa Ketika Keluar Air Mani Menyebabkan Wajib Mandi Sedangkan Ketika Kencing Hanya Diperintah Membasuh Kemaluannya?—107
Apa Hakikat Darah Menstruasi Menurut Ulama?—108
Bagaimana Sejarah Munculnya Darah Menstruasi?—109
Bolehkah Wanita Haid atau Nifas Mengerjakan Wudhu?—110
Apa Hikmah/Filosofi Diwajibkannya Mandi bagi Wanita Haid dan Nifas Setelah Darahnya Kering?—110
Apa yang Dimaksud dengan Mandi Wiladah?—112
Apakah Darah Sebab Keguguran Dikategorikan Darah Nifas?—113
Apakah Janin yang Keguguran Wajib Dikafani, Dishalatkan, dan Dikuburkan?—113
Bagaimana Tata Cara Wudhu bagi Wanita Istihadhah dan Orang Beser?—114
Bagaimana Cara Wanita Istihadhah Bersuci/Berwudhu Saat Berpuasa?—116
Kenapa Orang Mati Syahid Tidak Boleh Dimandikan?—117
Bagaimana Status Orang yang Mati Syahid Akhirat?—118
Bagaimana Jika Mayat dalam Kondisi Berhadas Besar?—120

Tanya Jawab Seputar Shalat—121

Bagaimana Islam Memaknai Shalat?—121
Apakah Para Nabi dan Umat Terdahulu Mengerjakan Shalat?—122
Apakah Shalat Umat Nabi Muhammad Sama dengan Shalatnya Umat Para Nabi Terdahulu?—126
Apakah Para Nabi Juga Mengerjakan Shalat-Shalat Sunnah?—130
Apakah Bacaan dan Gerakan Shalat Para Nabi Sama dengan Shalat Kita?—132
Bagaimana Bentuk Ibadah Nabi Muhammad Sebelum Menjadi Nabi/Rasul?—134
Syariat Apa yang Dianut Nabi Muhammad Sebelum Menjadi Rasul?—136
Sebelum Ada Perintah Shalat 5 Waktu, Shalat Apa yang Dikerjakan Nabi Muhammad saw.?—137
Bagaimana Sejarah Shalat 5 Waktu dalam Sehari Semalam?—141
Apakah Shalat 5 Waktu Diwajibkan Secara Langsung Ataukah Secara Bertahap?—144
Setelah Ada Kewajiban Shalat Lima Waktu, Shalat Apakah yang Dikerjakan Nabi Pertama Kali?—145
Apa Hikmah/Filosofi Diwajibkannya Shalat Lima Waktu Sehari Semalam bagi Umat Islam di Seluruh Dunia?—147
Apa yang Dimaksud Shalat Lahir dan Shalat Batin?—149
Kenapa Shalat Harus Menghadap Kiblat?—150
Apa Hikmah/Filosofi Perbedaan Jumlah Rakaat Shalat 5 Waktu?—151
Kenapa Shalat Lima Waktu Berbeda-beda Waktunya?—153
Bagaimana Pandangan Medis tentang Perbedaan Waktu-Waktu Shalat?—154
Kenapa Shalat Harus Dilakukan dengan Cara Berdiri?—157
Kapan Seseorang Diperbolehkan Shalat Sambil Duduk?—159
Bagaimana Cara Shalat yang Dilakukan Sambil Duduk?—160
Bagaimana Cara Shalat dengan Posisi Tidur Menyamping?—161
Bagaimana Cara Shalat Sambil Tidur Telentang?—161
Apa Makna Takbiratul Ihram dalam Shalat?—163
Apa Hikmah Mengangkat Kedua Tangan Saat Takbiratul Ihram?—163
Bagaimana Bersedekap yang Benar Ketika Shalat?—164
Kapan Makmum Sebaiknya Mulai Membaca al-Fatihah?—165
Apakah Makmum Disunnahkan Membaca Ayat atau Surah Tertentu dari Al-Qur’an?—166
Apa Makna Tartib dalam Rangkaian Rukun Shalat?—167
Kenapa Disunnahkan Membaca Keras dan Pelan pada Shalat-Shalat Tertentu?—168
Apa Hikmah Anjuran Bersuara Keras bagi Imam dalam Shalat Berjamaah?—169
Bagaimana Hukum Membaca Ayat atau Surah pada Rakaat Ketiga dan Keempat?—169
Apa Hikmah Allah Mewajibkan Berdiri dalam Shalat?—170
Apa Hikmah Bersedekap dan Melihat ke Arah Tempat Sujud?—171
Apa Hikmah Rukuk, I’tidal, dan Sujud dalam Shalat?—172
Lebih Utama Mana, Bersedekap atau Melepaskan Kedua Tangan Saat I’tidal?—173
Apa Hikmah Duduk Tasyahhud Awal, Tasyahhud Akhir, dan Salam?—174
Bagaimana Filosofi Gerakan-Gerakan Shalat dari Kacamata Medis?—175
Yang Benar Meletakkan Kedua Tangan atau Lutut Dulu Ketika Hendak Bersujud?—177
Bolehkan Sujud Tanpa Menempelkan Tujuh Anggota Sujud?—178
Apa Hikmah Sujud Dilakukan Dua Kali, Sedangkan Rukuk Hanya Sekali?—180
Apa Hikmah Sunnahnya Mengangkat Jari Telunjuk pada Tahiyyat Awal/Akhir dalam Shalat?—182
Kapan Makmum Sebaiknya Mulai Salam Pertama pada Saat Berjamaah?—183
Ketika Salam Pertama Selesai, Tiba-Tiba Keluar Kentut, Bagaimana Shalatnya?—184
Apakah Tetap Dianjurkan Menutup Mulut Saat Menguap Ketika Shalat?—184
Bagaimana Hukum Memakai Masker Ketika Shalat?—185
Kapan Seseorang Disunnahkan Mengangkat Tangan Saat Shalat dan Apa Filosofinya?—186
Bagaimana Ketika Seseorang Lupa atau Ragu dalam Shalatnya?—187
Bolehkah Memejamkan Mata Ketika Shalat?—189
Sunnahkah Membaca Rabbighfirli Waliwalidayya wal Muslimin Ketika Sampai pada Bacaan waladh-dhallîn?—190
Menelan Ludah, Sisa Makanan atau Rasa Pedas atau Manis di Lidah Pada Waktu Shalat, Batalkah?—191
Bagaimana Hukum Mengusap Wajah Setelah Selesai Membaca Qunut?—193
Di Tengah-Tengah Shalat Kejatuhan Najis, Batalkah?—193
Sajadah atau Karpet Kejatuhan Najis atau Shalat di Bawah Sajadah yang Ada Najisnya, Sah atau Batal?—194
Bagaimana Cara Membuat Formasi Saf yang Benar dalam Shalat Berjamaah?—195
Bagaimana Hukum Membuat Saf Baru Padahal Saf Depannya Belum Terisi Penuh?—198
Bagaimana Formasi Saf Berikutnya Ketika Saf di Depan Telah Penuh?—199
Saf Jamaah Perempuan Sejajar dengan Jamaah Laki-Laki yang Dipisah dengan Satir, Bagaimana Hukumnya?—200
Bagaimana Hukum Membangunkan Orang Tidur untuk Shalat?—201
Bagaimana Ketika Mayit Memiliki Uutang Shalat, Apakah Keluarganya Wajib Mengqadhanya?—202
Bagaimana Hukum Menghadiahkan Shalat untuk Orang yang Sudah Meninggal?—202
Apakah Orang Pingsan atau Koma Wajib Mengqadha’ Shalatnya?—203
Apa yang Dimaksud Shalat li Hurmat al-Waqti dan Bagaimana Caranya?—204
Apa Hikmah Disyariatkannya Shalat Sunnah Qabliyyah dan Ba‘diyyah?—206
Apa Syarat-Syarat Qashar (Meringkas Rakaat) Shalat bagi Orang yang Sedang Bepergian?—208
Kapan Seorang Musafir Tidak Diperbolehkan Lagi untuk Jamak dan Qashar Shalat?—215
Bolehkah Orang yang Jamak atau Qashar Shalat Bermakmum dengan Orang yang Muqim, atau Sebaliknya? —215
Bagaimana Cara Mengerjakan Shalat Sunnah Rawatib Ketika Jamak Shalat?—216
Apa Hikmah/Filosofi Bolehnya Meringkas Shalat bagi Musafir?—217
Apa Hikmah Orang yang Sakit Tetap Diwajibkan Shalat?—218
Apa Hikmah Larangan Shalat bagi Wanita Haid?—221
Apa Hikmah Larangan Shalat di Lima Waktu Ini?—223
Apa Hikmah Perbedaan Aturan dalam Shalat Antara Laki-Laki dan Perempuan?—228
Apa Hukum Mendahului dan atau Menyamai Gerakan Imam?—231
Bagaimana Hukum Membaca Qunut pada Shalat Witir Mulai Tanggal 15 Ramadhan?—233
Bagaimana Hukum Bersalaman Setelah Shalat?—240
Bolehkah Mengeraskan Suara Saat Berzikir?—240
Apakah Berzikir Pelan yang Lebih Mendekati Sunnah?—243
Apa Arti Berzikir kepada Allah?—245
Bagaimana Hukum Berzikir dengan Jari-Jari Tangan?—246
Bagaimana Hukum Berzikir dengan Tasbih atau Sejenisnya?—249

Daftar Pustaka—253

Indeks—261

Tentang Penulis—264


Ketersediaan

B003344.12X4.1 HUM l c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAHTersedia
B003344.22X4.1 HUM l c.2PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAHTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X4.1 HUM l c.
Penerbit Penerbit Qaf Media : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
21 cm; 263 hal.
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
978-6236219232
Klasifikasi
2X4.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain



Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.