<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9910">
 <titleInfo>
  <title>KRIMINOLOGI Kajian Sosiologi Terhadap Kriminalitas, Perilaku Menyimpang, dan Pelanggaran Hukum Edisi Ketiga</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Mustofa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Prenada Media</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>21 cm;265 hal.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mempelajari kriminologi harus memberi manfaat bagi masyarakat tempat kriminologi itu dikembangkan. Kriminologi untuk kesejahteraan mempromosikan perlunya mewujudkan kesejahteraan sosial sebagai kegiatan utama negara sebelum negara melakukan kriminalisasi terhadap warga negaranya yang melakukan pelanggaran hukum pidana. Meskipun hukum pidana mengajarkan bahwa penghukuman adalah ultimum remedium dalam praktik pelaksanaan hukum pidana, aparat sistem peradilan pidana hanya mengedepankan proses hukum dan penghukuman. Negara sebagai entitas yang bertanggung jawab juga tidak pernah memikirkan menyediakan fasilitas-fasilitas dan melakukan sosialisasi hukum agar supaya orang mampu menghindarkan diri untuk melakukan kejahatan. Karena peristiwa kejahatan pada umumnya didominasi oleh tujuan untuk memperoleh harta karena pelaku tidak berharta, maka program pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja serta membuka kesempatan untuk memperoleh penghasilan seluas-luasnya harus menjadi prioritas. Dalam jangka yang panjang program-program pembinaan generasi muda melalui pendidikan dan pelatihan harus menjadi yang utama.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kriminologi</topic>
 </subject>
 <classification>364</classification>
 <identifier type="isbn">9786232188225</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas  Ushuluddin &amp; Dakwah Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>364 MUS k c.</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003356.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>364 MUS k c.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003356.2</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>364 MUS k c.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>0Kriminolog-MUSTOPHA.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9910</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-03 13:59:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 08:42:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>