<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9876">
 <titleInfo>
  <title>BIMBINGAN KONSELING POPULASI KHUSUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gusman Lesmana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Prenada Media</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>21 cm; 142 hal.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konseling populasi khusus adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh konselor kepada konseli (individu atau kelompok) yang mengalami suatu masalah dengan ciri-ciri yang sama dan menempati ruang yang sama pada waktu tertentu secara khusus, sehingga konseli memperoleh pemahaman yang lebih tentang dirinya, lingkungannya, dan masalahnya. Serta mampu memecahkan masalah yang dihadapinya dengan mampu mengarahkan potensi yang dimiliki kearah perkembangan yang optimal dan kemudian dapat mencapai kebahagiaan dalam hidupnya&#13;
&#13;
KATA PENGANTAR v&#13;
&#13;
DAFTAR ISI vii&#13;
&#13;
STANDAR KOMPETENSI BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM SATUAN PENDIDIKAN xi&#13;
&#13;
BAB 1 KONSEP DASAR KONSELING POPULASI KHUSUS 1&#13;
&#13;
    Pengertian Konseling 1&#13;
    Populasi  3&#13;
    Khusus 3&#13;
    Konseling Populasi Khusus 3&#13;
    Ciri-ciri Konseling Populasi Khusus 4&#13;
    Tujuan Konseling 4&#13;
    Tujuan Umum 4&#13;
    Tujuan Khusus 5&#13;
    Konseling 5&#13;
    Sasaran Konseling Populasi Khusus 5&#13;
    Peran Konseling Populasi Khusus dan Fungsi Konseling 5&#13;
    Fungsi Konseling Populasi Khusus 5&#13;
    Proses Konseling 6&#13;
&#13;
BAB 2 KONSELING POPULASI KHUSUS PADA KLIEN DI PENJARA 11&#13;
&#13;
    Pengertian Konseling Lembaga Pemasyarakatan (LP) 11&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
    Keberadaan Lembaga Permasyarakatan 13&#13;
    Pola Pembinaan dan Bimbingan di Lembaga Permasyarakatan 14&#13;
    Masalah-masalah yang Dialami oleh Napi di Lembaga Pemasyarakatan 17&#13;
    Tujuan Konseling di Lapas 19&#13;
    Model-model Konseling yang dapat Diterapkan untuk Napi di Lembaga Kemasyarakatan 19&#13;
    Fungsi Konseling di Lapas 20&#13;
    Prinsip-prinsip Konseling di Lapas 22&#13;
    Asas-asas Konseling di Lapas 24&#13;
    Asas Kerahasiaan 24&#13;
    Asas Kesukarelaan 26&#13;
    Asas Keterbukaan 26&#13;
    Asas Kekinian 27&#13;
    Asas Kemandirian 27&#13;
    Asas Kegiatan 27&#13;
    Asas Kedinamisan 27&#13;
    Asas Keterpaduan 27&#13;
    Asas Kenormatifan 28&#13;
    Peran BK dalam Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan 28&#13;
    Dasar Pemikiran 28&#13;
    Pengertian Narapidana dan Lembaga Pemasyarakatan 29&#13;
    Pelaksanaan Sistem Lembaga Pemasyarakatan 29&#13;
    Proses Pembinaan Narapidana dalam Sistem Pemasyarakatan 29&#13;
    Peran BK dalam Lembaga Pemasyarakatan 30&#13;
    Dampak Jika BK Tidak Berperan dalam Pembinaan Narapidana di LP 31&#13;
&#13;
BAB 3 KONSELING POPULASI KHUSUS PANTI ASUHAN 33&#13;
&#13;
    Konsep Dasar Panti Asuhan dan Permasalahan Anak 34&#13;
    Efek PsikologisEmotional Deprivated Children 36&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
    Pola Pembinaan dan Bimbingan yang Dilakukan di Panti Asuhan Anak  37&#13;
    Langkah-langkah Konseling 38&#13;
&#13;
BAB 4 KONSELING POPULASI KHUSUS DI PANTI JOMPO 41&#13;
&#13;
    Pengertian Panti Jompo 41&#13;
    Keberadaan Panti Jompo di Tengah Masyarakat 42&#13;
    Pola Pembinaan dan Bimbingan yang Dilakukan di Panti Jompo 43&#13;
    Masalah-masalah yang Dialami oleh Lansia di Panti Jompo 44&#13;
    Model-model Konseling yang dapat Diterapkan Untuk Lansia di Panti Jompo 47&#13;
&#13;
BAB 5 KONSELING POPULASI KHUSUS DI RUMAH SAKIT JIWA 49&#13;
&#13;
    Memastikan Apakah Anda Berisiko Mengalami Sakit Jiwa 49&#13;
    Gangguan Kecemasan 51&#13;
    Gangguan Kepribadian 51&#13;
    Gangguan Afektif/Mood 51&#13;
    Gangguan Ketidakmampuan Mengontrol Keinginan 51&#13;
    Gangguan Jiwa Akibat Penggunaan Zat Psikoaktif 52&#13;
    Gangguan Psikosis 52&#13;
    Gangguan Pola Makan 52&#13;
    Gangguan Obsesif-Kompulsif/Obsessive- Compulsive Disorder (OCD) 52&#13;
    Gangguan Pasca-Trauma/Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) 53&#13;
    Sindrom Respons Stress/Gangguan Penyesuaian 53&#13;
    Gangguan Disosiatif 53&#13;
    Gangguan Seksual dan Gender 53&#13;
    Gangguan Somatoform 53&#13;
    Penanganan Sakit Jiwa 54&#13;
    Psikofarmakologi 55&#13;
    Psikoterapi 55&#13;
    Terapi psikososial 56&#13;
    Terapi psikoreligius 56&#13;
    Rehabilitasi 56&#13;
&#13;
BAB 6 KONSELING POPULASI KHUSUS PADA PSK 59&#13;
&#13;
    Pengertian Konseling 59&#13;
    Pengertian Pekerja Seks Komersial 59&#13;
    Pekerja Seks di Kalangan Remaja Sekolah 60&#13;
    Faktor-faktor Penyebab Adanya PSK (Pekerja Seks Komersial) 60&#13;
    Persoalan-persoalan Psikologis 61&#13;
    Dampak yang Ditimbulkan Seseorang Bekerja Sebagai PSK (Pekerja Seks Komersial) 61&#13;
    Penanganan Masalah PSK 62&#13;
    Motif yang Melatarbelakangi 62&#13;
    Membantu PSK Keluar dari Pekerjaan 63&#13;
&#13;
BAB 7 KONSELING POPULASI KHUSUS PADA KOMUNITAS LGBT 65&#13;
&#13;
    Konsep LGBT 65&#13;
    American Psyciatric Association (APA) 66&#13;
    Karl Maria Kertbeny 67&#13;
    Ebing 67&#13;
    Karl Heinreich Ulrichs 67&#13;
    Swain, Keith W. 67&#13;
    Alfred Kinsey 67&#13;
    Freud 68&#13;
    Evelyn Hooker 68&#13;
    Kaplan, 1997 68&#13;
    Santrock, 2002 69&#13;
    Bieber’s Model 69&#13;
    Penyebab LGBT 69&#13;
    Genetik 69&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
    Hormon 70&#13;
    Ketidaknyamanan Peran Gender 70&#13;
    Interaksi Kelompok Teman Sebaya 70&#13;
    Sosial 70&#13;
    Faktor Lingkungan 71&#13;
    Faktor Keluarga 71&#13;
    Faktor Genetik 72&#13;
    Bahaya LGBT 72&#13;
    Cara Mengatasi LGBT 73&#13;
    Homo Seksual 74&#13;
    Pengertian Homoseksual 74&#13;
    Pandangan Terhadap Homoseksual 75&#13;
    Macam-macam Homoseksual 77&#13;
    Ciri-ciri Homoseksual 77&#13;
    Faktor Penyebab Seseorang Menjadi Homoseksual 79&#13;
    Waria 81&#13;
    Pengertian Waria 81&#13;
    Ciri-ciri Waria 81&#13;
    Faktor Penyebab Adanya Waria 82&#13;
    Cara-cara Pencegahan Homoseksual dan Lesbian 83&#13;
    Peran Bimbingan dan Konseling Terhadap Pelaku Homoseksual dan Waria 84&#13;
    Prognosis Treatment Kuratif 87&#13;
    Prognosis Treatment Preventif 90&#13;
    Kesimpulan 91&#13;
&#13;
BAB 8 KONSELING POPULASI KHUSUS KLIEN NAPZA 93&#13;
&#13;
    Pengertian Konseling Populasi 93&#13;
    Pengertian Napza (Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif) 93&#13;
    Faktor Penyebab Penyalahgunaan Nafza 94&#13;
    Dampak Penyalahgunaan Napza 95&#13;
    Dampak Fisik 95&#13;
    Dampak Psikis 95&#13;
    Dampak Sosial 95&#13;
    Upaya-upaya yang dapat Dilakukan Guru BK dan Orangtua 96&#13;
    Pengenalan Bahaya Narkoba Bagi Kehidupan 96&#13;
    Berikan Pemahaman Agama Tentang Mudarat Narkoba 96&#13;
    Apabila Sudah Kecanduan maka Harus Rehabilitasi 97&#13;
    BK untuk Populasi Napza 97&#13;
    Kesimpulan 98&#13;
&#13;
BAB 9 KONSELING POPULASI KHUSUS ANAK BERBAKAT 99&#13;
&#13;
    Pengertian Anak Berbakat 99&#13;
    Karakteristik Anak Berbakat 104&#13;
    Karakteristik Akademik 107&#13;
    Karakteristik Sosial/Emosi 107&#13;
    Karakteristik Fisik/Kesehatan 108&#13;
    Karakteristik Intelektual-Kognitif 109&#13;
    Karakteristik Persepsi/Emosi 109&#13;
    Karakteristik Motivasi dan Nilainilai Hidup 110&#13;
    Karakteristik Aktivitas 110&#13;
    Klasifikasi Anak Berbakat 111&#13;
    Genius 111&#13;
    Gifted 111&#13;
    Superior 112&#13;
    Faktor yang Memengaruhi Anak Berbakat 112&#13;
    Hereditas 112&#13;
    Lingkungan 112&#13;
    Perkembangan Anak Berbakat 112&#13;
    Perkembangan Fisik Anak Berbakat 112&#13;
    Perkembangan Kognitif Anak Berbakat 113&#13;
    Perkembangan Emosi Anak Berbakat 115&#13;
    Perkembangan Sosial Anak Berbakat 115&#13;
    Masalah dan Dampak Keberbakatan 116&#13;
    Masalah dan Dampak bagi Individu 116&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
    Masalah dan Dampak bagi Keluarga 117&#13;
    Masalah dan Dampak bagi Masyarakat 118&#13;
    Masalah dan Dampak bagi Penyelenggara Pendidikan 118&#13;
    Identifikasi Anak Berbakat 119&#13;
    Konsep identifikasi 119&#13;
    Perlunya Identifikasi Terhadap Anak Berbakat 119&#13;
    Prosedur Identifikasi Anak Berbakat dengan Tes 121&#13;
    Prosedur Identifikasi Anak Berbakat dengan Tes 123&#13;
    Kebutuhan Pendidikan Anakanak Berbakat 124&#13;
    Kebutuhan Pendidikan dari Segi Anak Berbakat itu Sendiri 124&#13;
    Kebutuhan Pendidikan yang Berkaitan dengan Kepentingan Masyarakat 125&#13;
    Layanan Pendidikan Anak Berbakat 126&#13;
    Komponen sebagai Persiapan Penentuan Jenis Layanan 126&#13;
    Komponen sebagai Alternatif Implementasi Jenis Layanan 128&#13;
    Persentase Anak dengan Cerdas Istimewa/ Berbakat Istimewa di Indonesia 137&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Bimbingan Konseling</topic>
 </subject>
 <classification>158.3</classification>
 <identifier type="isbn">9786232188563</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas  Ushuluddin &amp; Dakwah Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>158.3 LES b c.</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003389.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>158.3 LES b c.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003389.2</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>158.3 LES b c.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003389.3</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>158.3 LES b c.3</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>0Bimbingan-Konseling-gusman.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9876</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-03 13:59:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 09:25:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>