<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5787">
 <titleInfo>
  <title>Identitas dan Kenikmatan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ariel Hariyanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>KPG</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>21 CM; 350 hal.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Identitas dan Kenikmatan: Politik Budaya Layar Indonesia secara kritis memeriksa apa yang diungkapkan oleh media dan budaya layar tentang cara-cara orang Indonesia yang tinggal di kota berusaha mendefinisikan ulang identitas mereka pada dekade pertama abad ini.&#13;
&#13;
Melalui analisis yang kaya nuansa ekspresi dan representasi yang ditemukan dalam budaya layar (bioskop, televisi dan media sosial), ia menganalisis gelombang energi dan optimisme, dan kekecewaan, disorientasi, dan keputusasaan, yang muncul dalam kekosongan kekuasaan yang mengikuti kehancuran dramatis yang mengikuti keruntuhan dramatis dari pemerintah Orde Baru yang militeristik.&#13;
&#13;
Sementara analisis mendalam tentang identitas dan kontestasi politik di dalam negara adalah fokus dari buku ini, keterlibatan trans-nasional dan dimensi global adalah bagian penting dari cerita di setiap bab. Penulis fokus pada politik budaya kontemporer di Indonesia, tetapi setiap bab mengontekstualisasikan keadaan saat ini dengan menempatkannya dalam perspektif sejarah yang lebih luas.&#13;
&#13;
***&#13;
&#13;
“Heryanto memiliki kemampuan yang langka untuk mengaitkan analisa tajam atas ben tangan masalah media dengan pertanyaan-pertanyaan teoretis yang lebih luas da lam ka jian budaya.” (Profesor Krishna Sen, Dekan Fakultas Sastra-Budaya, The Uni versity of Western Australia)&#13;
&#13;
“Buku ini bukan hanya meneroka berbagai isu dalam masyarakat mutakhir, mulai dari islami sasi budaya kaum muda perkotaan hingga K-Pop, politik jalanan, minoritas Tionghoa, dan representasi tragedi 1965-66, tetapi juga memperlihatkan kebertautan antar isu tersebut; dan bermuara pada problematisasi narasi-narasi besar seperti nasion dan nasionalisme, globalisme dan globalisasi, modernisme dan modernitas, yang selama ini diterima begitu saja.” (Dr Budiawan, Universitas Gadjah Mada)&#13;
&#13;
***</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Budaya</topic>
 </subject>
 <classification>302</classification>
 <identifier type="isbn">9786024244125</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas  Ushuluddin &amp; Dakwah Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>302 HER i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B002550.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>302 HER i</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B002550.2</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>302 HER i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Identitas-dan-Kenikmatan-600x890.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5787</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-07-24 11:32:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-25 15:27:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>