KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
Kontrusksi Gender Tokoh Sabari Dalam Novel AYAH Karya Andrea Hirata (Analisis Wacana Teun A. Van Dijk)
ABSTRAK
ANDRI WIDIANA. NIM: 111211003. KONSTRUKSI GENDER TOKOH SABARI DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA (ANALISIS WACANA TEUN A. VAN DIJK).Skripsi, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. IAIN Surakarta, 2017.
Novel Ayah karya Andrea Hirata secara umum menceritakan tentang perjuangan seorang laki-laki bernama Sabari dalam menjaga keutuhan rumah tangga bersama seorang perempuan bernama Marlena. Dalam hal ini kesenjangan gender muncul sebagai pemicu utama pecahnya rumah tangga. Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah yang peneliti dapatkan, maka penelitian ini memunculkan rumusan masalah. “Bagaimana deskripsi teks yang dibentuk novel Ayah dalam mengkonstruksi gender tokoh Sabari”.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan teori konsep gender. Bahwa dalam konsep gender, pembedaan antara laki-laki dengan perempuan dibedakan berdasarkan konstruksi secara sosial maupun budaya. Watak sosial budaya selalu mengalami perubahan dalam sejarah, gender juga berubah dari waktu ke waktu, dari satu tempat ke tempat lain. Pada penelitian ini, peneliti mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana model Teun A Van Djik. Van Djik membagi wacananya ke dalam tiga dimensi, yaitu, Teks, Kognisi Sosial, Konteks Sosial. Teun A Van Dijk yang lebih mendekatkan pada kognisi sosial, melihat bagaimana kognisi yang dibangun melalui deskriptif teks. Selain itu, kognisi juga bukan tercipta dengan sendirinya tetapi merupakan produk konstruksi dari lingkungan kognisi itu lahir, yakni konteks sosial. Konteks sosial juga berperan dalam penentuan kognisi sosial seseorang.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa, novel Ayah karya Andrea Hirata menjelaskan pokok penting terhadap ideologi gender sebagai identitas dalam bersosialisasi,bahwa gender merupakan karakter, sifat, peran, atau posisi yang dibentuk oleh masyarakat tertentu dalam kurun waktu tertentu. Berbeda dengan halnya jenis kelamin yang bersifat kodrati, bahwa identitas gender sangat relatif yang bisa ditemui pada diri laki-laki ataupun perempuan.
Kata Kunci: Analisis Wacana, Konstruksi Gender, Novel
Ketersediaan
| SK20184013.1 | 2X7.5 WID k | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.5 WID k) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.5 WID k
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2018 |
| Deskripsi Fisik |
80 hal. 29 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2X7.5
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






