Image of BIMBINGAN SPIRITUAL DALAM MENGINTERNALISASI ILMU HIKMAH DI PADEPOKAN ASMAAUL HUSNA KALIIMOSODO KECAMTAN GESI

BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM

BIMBINGAN SPIRITUAL DALAM MENGINTERNALISASI ILMU HIKMAH DI PADEPOKAN ASMAAUL HUSNA KALIIMOSODO KECAMTAN GESI



Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik bimbingan spiritual
dalam pembelajaran ilmu hikmah di Padepokan Asmaul Husna Kalimosodo
Kecamatan Gesi. Ilmu hikmah dalam penelitian ini dipahami tidak semata-mata
sebagai kemampuan tertentu, tetapi sebagai pengetahuan dan amalan keislaman
yang perlu dipahami, dihayati, dibiasakan, dan diamalkan dalam kehidupan sehari
hari. Proses internalisasi tersebut memerlukan bimbingan yang dilakukan secara
bertahap melalui peran kyai, pelatih, dan santri. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui
dan
menganalisis
proses
bimbingan
spiritual
dalam
menginternalisasikan ilmu hikmah di Padepokan Asmaul Husna Kalimosodo
Kecamatan Gesi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penentuan
informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, dengan melibatkan enam
informan yang terdiri dari dua kyai, dua pelatih, dan dua santri. Pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi.
Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik,
sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data,
penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan spiritual dalam
menginternalisasikan ilmu hikmah berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan,
meliputi tahap kesiapan dan pengenalan santri, persiapan serta pembersihan diri,
mujahadah, riyadhah, latihan lahir dan batin, komunikasi batiniyah dan pemberian
ijazah pada amalan tertentu, serta pendampingan, pengulangan, dan pembiasaan.
Internalisasi ilmu hikmah berlangsung melalui proses memahami, menghayati,
membiasakan, dan mengamalkan nilai-nilai spiritual. Proses tersebut menunjukkan
perubahan pada sebagian santri, antara lain meningkatnya perhatian dan
kedisiplinan dalam beribadah, kebiasaan melakukan dzikir dan wirid, ketenangan
batin, kemampuan mengendalikan emosi, serta perubahan sikap sosial menjadi
lebih sopan. Namun, tingkat internalisasi setiap santri berbeda karena dipengaruhi
kesiapan, kondisi, latar belakang amalan, serta konsistensi dalam menjalankan
bimbingan.
Kata kunci: bimbingan spiritual, internalisasi, ilmu hikmah, santri, kyai


Ketersediaan

SK202630142.12x7.15 IBR b c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.15 IBR b c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
149 hal, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x7.15 IBR b c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.