Image of Implementasi Syukur Dalam Tradisi Dekahan Desa Di Dukuh Sangiran Desa Krendowahono Gondangrejo Karanganyar Dalam Perspektif Al-Ghazali

AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM

Implementasi Syukur Dalam Tradisi Dekahan Desa Di Dukuh Sangiran Desa Krendowahono Gondangrejo Karanganyar Dalam Perspektif Al-Ghazali



Tradisi dekahan desa merupakan upacara adat yang masih berlangsung di
dukuh Sangiran. Implementasi nilai syukur dalam tradisi dekahan desa di dukuh
Sangiran, yang merupakan warisan budaya turun-temurun sebagai bentuk
ungkapan rasa terima kasih atas hasil panen. Konsep syukur yang digunakan
merujuk pada perspektif Al-Ghazali, yang meliputi aspek ilmu, hal (perasaan),
dan amal (perbuatan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosesi
pelaksanaan tradisi dekahan desa serta menganalisis implementasi syukur
masyarakat dalam tradisi tersebut.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan studi kasus dan
metode penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui observasi,
wawancara mendalam dengan informan kunci dari berbagai pihak seperti sesepuh
dukuh, modin dan masyarakat sekitar dukuh Sangiran, serta dokumentasi terhadap
berbagai literatur dan dokumen yang berkaitan dengan peran masarakat dalam
pelaksanaan tradisi dekahan desa. Melalui pendekatan ini digunakan untuk
memahami pengalaman subjektif dan pandangan dalam tradisi dekahan desa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi syukur dalam tradisi ini
mencakup tiga aspek utama: syukur dengan hati (pengakuan batin atas rahmat
Allah, sikap lapang dan rendah hati), syukur dengan lisan (membaca tahmid, doa
bersama, dan tutur kata yang baik), serta syukur dengan perbuatan (berbagi hasil
bumi, gotong royong, dan sedekah makanan). Tradisi ini juga memperkuat
hubungan harmonis antar manusia melalui semangat kebersamaan dan
silaturahmi, hubungan manusia dengan alam melalui pelestarian lingkungan dan
kearifan lokal, serta hubungan manusia dengan Tuhan sebagai wujud rasa syukur
v
dan ketundukan kepada Allah SWT. Dengan demikian, dekahan desa tidak hanya
berfungsi sebagai pelestarian budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan
karakter religius dan sosial yang relevan dengan nilai-nilai Islam.
Kata Kunci : Tradisi, Budaya, Syukur, Al-Ghazali, Sangiran


Ketersediaan

SK202610035.12x3 YUS i c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x3 YUS i c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
131 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x3 YUS i c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.