PSIKOLOGI ISLAM
Peran Grit Dalam Adaptasi Psikologis Remaja Penderita Duchenne Muscular Dystrophy
Remaja penderita Duchenne Muscular Dystrophy (DMD) menghadapi
tantangan psikologis yang unik, kondisi fisik yang terus menurun secara progresif
menempatkan mereka pada kerentanan tinggi terhadap tekanan psikologis, stres,
dan kepasrahan. Namun kenyataannya, tidak semua penderita DMD merespons
kondisinya dengan cara yang sama. Beberapa dari mereka justru menunjukkan
semangat yang tinggi, kemampuan menerima kondisi, dan dorongan untuk terus
bergerak maju meski berada dalam keterbatasan fisik yang semakin berat.
Fenomena ini mendorong pertanyaan tentang sumber daya psikologis apa yang
memungkinkan hal tersebut terjadi. Grit didefinisikan sebagai ketekunan dan
konsistensi minat dalam mengejar tujuan jangka panjang, menjadi konstruk yang
relevan untuk dieksplorasi. Namun Grit dibangun dari perspektif pencapaian
prestasi pada individu yang sehat, sehingga terdapat celah dalam pemahaman
tentang bagaimana Grit bekerja pada individu yang justru menghadapi kondisi
tubuh yang terus menurun, khususnya perbedaan antara Perseverance of Effort
dalam pencapaian prestasi dan Perseverance of Effort dalam menjalankan regimen
medis pada penderita DMD. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peran Grit dalam adaptasi psikologis remaja penderita DMD dan
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus tunggal. Informan penelitian adalah seorang remaja laki-laki berusia 16
tahun yang telah terdiagnosis menderita DMD dan masih aktif menempuh
pendidikan formal. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode yaitu
wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumen berupa game pixe, story
whatsapp, dan surat diagnosis. Data dianalisis menggunakan teknik pencocokan
pola dan eksplanasi data. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan
triangulasi metode. Triangulasi sumber dilakukan kepada orang tua, teman, dan
terapis dari informan utama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grit berperan sebagai sumber daya
intrapersonal yang memfasilitasi adaptasi psikologis informan, melalui kedua
dimensinya. Perseverance of Effort melalui ketekunan aktif yang bersifat
preservatif mempertahankan fungsi tubuh yang tersisa dan menjalani rutinitas
medis sebagai investasi. Consistency of Interest melalui goal redirection adaptif
menjaga dunia minat tetap hidup meski cara mencapainya terus berubah. Kemudian
keduanya mempertahankan eksistensi individu pada kesehariannya. Faktor
eksternal menjadi salah satu faktor yang memberi pengaruh pada pembentukan dan
peran Grit. Faktor eksternal itu adalah dukungan keluarga dan dukungan sosial dari
teman sebaya, yang berperan aktif dalam mempertahankan Grit informan.
Kata Kunci: Grit, Adaptasi Psikologis, Duchenne Muscular Dystrophy, Remaja
Ketersediaan
| SK202670138.1 | 2x7.150 FAD p c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150 FAD p c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
246 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.150 FAD p c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Haifa Faras Fadhillah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






