PSIKOLOGI ISLAM
Gambaran Pet Attachment Pada Mahasiswa Rantau Yang Mengalami Loneliness
Banyak mahasiswa rantau yang mengalami perasaan kesepian dilingkungan
yang baru, hal tersebut dipengaruhi karena mereka berjauhan dengan lingkungan
dan orang terdekatnya, selain itu adanya perbedaan kultur, bahasa, tekanan
akademik dan sulitnya membangun hubungan juga semakin mempengaruhi rasa
kesepian yang mereka alami. Jika hal tersebut dibiarkan maka akan memberikan
dampak yang buruk bagi kesehatan mental hingga depresi. Pada penelitian ini
menghadirkan gambaran hewan yang bisa menjadi alternatif sebagai teman
mahasiswa rantau dikosnya agar tidak merasa kesepian. Penelitian ini bertujuan
untuk mengeksplorasi gambaran kelekatan dengan hewan peliharaan (pet
attachment) dalam mengurangi rasa kesepian (Loneliness ) pada mahasiswa rantau
yang tinggal jauh dari keluarga dan menghadapi tekanan akademik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan
teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan
penelitian terdiri dari tiga mahasiswa rantau di UIN Raden Mas Said Surakarta yang
telah memelihara hewan (kucing atau hamster) selama 10 hingga 24 bulan. Teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi dan dokumentasi.
Kredibilitas penelitian menggunakan trianggulasi sumber yang didapat dari teman
dekat informan dan trianggulasi teknik. Pengambilan data pada penelitian ini
dilakukan dalam kurun waktu yang dan seting yanng berdeda. Waktu yang
dibutuhkan untuk mengumpulkan data penelitian ini kurang lebih selama 2 bulan.
Hasil temuan dari penelitian ini terletak pada kelekatan terhadap hewan
peliharaan yang dapat membantu menumbuhkan rasa kemandirian mahasiswa
rantau yang merubah perilaku menjadi adaptif yang disebut dengan agen
transformasi diri. Walaupun juga dilengkapi dengan adannya secure base,
emotional avaibility, dan interaction quality. Agen tranformasi diri dibangun dari
beberapa subordinat pada masing-masing informan yaitu, Hewan sebagai rumah,
komitmen pengasuhan, paradoks kasih sayang, dilema akan tanggung jawab,
manifestasi tanggung jawab dan evolusi peran pengasuhan. Selain itu hewan
peliharaan juga bisa menajadi jembatan yang menghubungkan interaksi sosial
dengan orang lain seperti adanya teman yang bermain kekosnya dan dapat
memperlama komunikasi dengan keluarga.
Kata Kunci: Interpretative Phenomenological Analysis, Loneliness , Mahasiswa
Rantau, Pet attachment,
Ketersediaan
| SK202670130.1 | 2x7.150 MUH g c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150 MUH g c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
244 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.150 MUH g c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Pupus Muhayatixi
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






