PSIKOLOGI ISLAM
Peran Kecerdasan Spiritual Pada Guru PAUD Laki-Laki Gen Z yang Berpenghasilan Rendah
Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam kehidupan manusia,
di mana guru memiliki peran utama sebagai penyampai ilmu, pembimbing, sekaligus
teladan bagi peserta didik. Pada jenjang anak usia dini, peran tersebut menjadi lebih
kompleks karena anak berada pada fase golden age, yaitu masa pembentukan dasar
kepribadian dan kemampuan. Namun, besarnya tanggung jawab tersebut seringkali
tidak sebanding dengan kesejahteraan yang diperoleh guru, sehingga berpotensi
memengaruhi kesejahteraan psikologis, motivasi kerja, serta kualitas interaksi dengan
peserta didik. Kondisi ini semakin kompleks ketika dijalani oleh guru PAUD laki-laki
dari generasi Generasi Z, mengingat profesi ini masih dipersepsikan identik dengan
perempuan dan kurang menjanjikan secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk
mendalami peran kecerdasan spiritual pada guru PAUD laki-laki Generasi Z yang
berpenghasilan rendah. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kecerdasan
spiritual membantu subjek memaknai profesinya, menghadapi keterbatasan ekonomi,
serta mempertahankan komitmen dalam menjalankan peran sebagai pendidik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Subjek dari penelitian ini adalah guru PAUD laki-laki gen Z yang berpenghasilan
rendah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan subjek yang
bersangkutan dan dua guru lainnya yakni kepala sekolah dan guru pendamping kelas
TK B, observasi pada subjek yang bersangkutan. Analisis data menggunakan model
Milles dan Hubberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Kredibilitas penelitian menggunakan Teknik trainggulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan kedua subjek menunjukkan bahwa kecerdasan
spiritual hadir dalam berbagai aspek kehidupan mereka sebagai guru PAUD laki-laki
dari generasi Generasi Z dengan kondisi penghasilan yang terbatas. Setiap subjek
menampilkan pemaknaan, kesadaran diri, serta cara menghadapi tantangan pekerjaan
yang berakar pada nilai-nilai spiritual, meskipun diwujudkan melalui pengalaman dan
penekanan yang berbeda. Kecerdasan spiritual tersebut tercermin dalam kemampuan
memahami diri, menyikapi perubahan, menghadapi kesulitan, serta memaknai profesi
sebagai bagian dari tujuan hidup yang lebih luas. Dengan demikian, kecerdasan
spiritual memiliki peran sebagai landasan yang mewarnai cara kedua subjek menjalani
peran pendidik dalam keterbatasan ekonomi yang dihadapi.
Kata Kunci: Kecerdasan Spiritual, Penghasilan Rendah, Guru PAUD Laki -Laki
Gen Z
Ketersediaan
| SK202670101.1 | 2x7.150 ASS p c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150 ASS p c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
240 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.150 ASS p c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Cholishna Assyahida
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






