PSIKOLOGI ISLAM
Eksplorasi Tawakal Sebagai Strategi Koping Religius Pada Nelayan Kecil
Kehidupan nelayan kecil dipenuhi berbagai ketidakpastian, seperti cuaca yang tidak
menentu, hasil tangkapan yang berubah-ubah, kerusakan alat tangkap, serta tekanan
ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kondisi tersebut dapat menimbulkan
tekanan psikologis sehingga nelayan membutuhkan strategi koping dalam menghadapi
tekanan kehidupan. Idealnya, strategi koping membantu nelayan kecil untuk tetap
bertahan dalam menghadapi tekanan tersebut, namun kenyataannya berbagai
ketidakpastian yang terjadi masih menimbulkan stres dan kekhawatiran bagi nelayan
kecil. Salah satu bentukk koping religius adalah tawakal. Tawakal dipahami dapat
membantu individu menghadapi tekanan hidup dengan lebih tenang, namun kajian
mengenai tawakal sebagai strategi koping religius pada nelayan kecil masih terbatas.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tawakal sebagai strategi
koping religius pada nelayan kecil.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Informan dalam penelitian berjumlah tiga orang nelayan kecil sebagai informan utama
dan 2 penyuluh nelayan sebagai significant others yang dipilih menggunakan teknik
purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi
terstruktur dan observasi non-partisipan, Analisis data menggunakan Interpretative
Phenomenological Analysis (IPA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tawakal pada nelayan kecil dimaknai melalui
usaha, keyakinan kepada Allah, penerimaan terhadap hasil, praktik religius, serta
ketenangan diri dalam menghadapi tekanan kehidupan. Para informan tetap melakukan
usaha seperti menyiapkan alat tangkap, mencari lokasi ikan, serta bekerja semaksimal
mungkin. Namun, pada saat yang sama para informan meyakini bahwa hasil akhir tetap
berada dalam ketentuan Allah. Praktik religius seperti doa, sholat, dan istighfar menjadi
cara para informan memperoleh ketenangan dan menghadapi tekanan akibat
ketidakpastian hidup. Selain itu, keluarga menjadi alasan utama para informan untuk
tetap bertahan dan terus bekerja sebagai nelayan kecil. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa tawakal dijalankan sebagai strategi koping religius collaborative,
yaitu ketika individu tetap melakukan usaha secara aktif sambil melibatkan keyakinan
dan penyerahan diri kepada Allah dalam menghadapi tekanan kehidupan.
Kata Kunci: tawakal, koping religius, nelayan kecil, fenomenologi.
Ketersediaan
| SK202670083.1 | 2x7.150 HAK e c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150 HAK e c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
245 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.150 HAK e c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Muhammad Luthfi Hakim
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






