Image of Akademik Hardiness Siswa Keluarga Broken home di SMP N 3 Delanggu

PSIKOLOGI ISLAM

Akademik Hardiness Siswa Keluarga Broken home di SMP N 3 Delanggu



Fenomena broken home menjadi kondisi yang semakin banyak ditemui dan
berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis maupun akademik
remaja. Meskipun demikian, tidak semua siswa yang mengalami broken home
mengalami kemunduran akademik — sebagian justru mampu bertahan dan
berprestasi. Paradoks ini mendorong peneliti untuk mengkaji konstruk akademik
hardiness sebagai faktor yang menopang ketahanan belajar siswa di tengah tekanan
keluarga yang tidak utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara
mendalam gambaran akademik hardiness — meliputi bentuk, dinamika, dan faktor-
faktor yang memengaruhinya — pada siswa dari keluarga broken home di SMP
Negeri 3 Delanggu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
fenomenologi. Informan utama terdiri dari tiga siswa SMP yang berasal dari
keluarga broken home, diperkuat dengan satu significant other berupa Guru
Bimbingan Konseling. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam dua tahap dan observasi. Kredibilitas data dijamin melalui
triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model
analisis interaktif Miles Huberman yang meliputi tiga tahap: kondensasi data,
penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki profil
akademik hardiness yang adaptif namun bervariasi secara individual. Pada dimensi
commitment, ditemukan keberagaman sumber motivasi yang bersifat personal pada
masing-masing subjek. Pada dimensi control of effort, ditemukan variasi pola
pengelolaan usaha belajar dari yang bersifat proaktif -mandiri hingga yang
memerlukan prasyarat stabilitas emosi terlebih dahulu. Pada dimensi control of
affect, masing-masing subjek memiliki titik kerentanan yang berbeda namun
ketiganya mampu mengelola emosi secara fungsional. Pada dimensi challenge,
ketiganya menunjukkan orientasi adaptif dengan cita-cita sebagai jangkar kognitif
yang konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akademik hardiness pada
siswa broken home bersifat dinamis, kontekstual, dan individual, dibentuk oleh
internalisasi cita-cita personal, dukungan sosial, regulasi emosi, dan orientasi
positif terhadap kesulitan.
Kata kunci: akademik hardiness, broken home, remaja, SMP, kualitatif


Ketersediaan

SK202670056.12x7.150PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.150
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
130 hal, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x7.150
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.