Image of Implementasi Aplikasi Saudi Visa Bio dalam proses Kerangkatan Jamaah di Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Boyolali

MANAJEMEN DAKWAH

Implementasi Aplikasi Saudi Visa Bio dalam proses Kerangkatan Jamaah di Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Boyolali



Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam
implementasi layanan digital haji, khususnya keterbatasan kemampuan jemaah
lanjut usia dalam menggunakan teknologi, kesulitan pada proses perekaman
biometrik seperti sidik jari dan wajah, serta kendala teknis berupa jaringan internet
yang tidak stabil dan perangkat yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis implementasi aplikasi Saudi Visa Bio dalam proses
keberangkatan jemaah haji di Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia
Kabupaten Boyolali, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat
dalam proses perekaman biometrik. Penelitian menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas petugas pelayanan dan jemaah haji
yang terlibat langsung dalam penggunaan aplikasi. Analisis data dilakukan melalui
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi Saudi Visa Bio
telah berjalan melalui tiga tahapan utama, yaitu pengenalan aplikasi, proses
penggunaan, dan dampak pada layanan. Pada tahap pengenalan, sosialisasi kepada
petugas dan jemaah, pembekalan teknis, serta video tutorial mampu meningkatkan
kesiapan pengguna. Pada tahap penggunaan, proses perekaman dilakukan melalui
pemindaian paspor, wajah, dan sidik jari, dengan waktu relatif cepat dan didukung
pendampingan petugas. Dampak implementasi terlihat pada peningkatan efisiensi
pelayanan, percepatan pengurusan visa, serta peningkatan akurasi dan keamanan
data biometrik jemaah. Faktor pendukung utama meliputi komunikasi yang jelas,
kesiapan sumber daya manusia, perangkat smartphone yang memadai, jaringan
internet yang stabil, serta pelayanan petugas yang responsif. Sementara itu, faktor
penghambat meliputi keterbatasan literasi digital jemaah lanjut usia, kesulitan
pembacaan sidik jari, kualitas perangkat yang kurang optimal, dan gangguan
jaringan internet.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi aplikasi Saudi
Visa Bio berkontribusi positif terhadap modernisasi pelayanan haji melalui proses
yang lebih cepat, tertib, dan efisien. Keberhasilan implementasi didukung oleh
kesiapan teknis, kualitas pendampingan, dan penerimaan pengguna yang baik,
meskipun masih terdapat hambatan pada aspek usia pengguna dan sarana
pendukung teknis.

Kata kunci: implementasi, Saudi Visa Bio, pelayanan haji, biometrik, digitalisasi
layanan


Ketersediaan

SK202650059.12x6.3 PUR i c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x6.3 PUR i c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
122 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x6.3 PUR i c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.