MANAJEMEN DAKWAH
STRATEGI DAKWAH PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS SANTRI (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Al Fattah Kartasura)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dakwah
Pondok Pesantren Al Fattah Kartasura dalam meningkatkan religiusitas santri
serta mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Latar belakang
penelitian ini didasarkan pada pentingnya strategi dakwah yang terencana
dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman yang dapat memengaruhi
tingkat religiusitas santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi dengan informan pendiri pondok, ustaz/ustazah,
serta santri. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, sedangkan
analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah
dilaksanakan secara terstruktur melalui program harian, mingguan, bulanan,
dan tahunan, seperti shalat berjamaah, pengajian kitab kuning, muhadharah,
tahlil, sholawatan, istighotsah, serta kegiatan Akhirussanah. Strategi yang
diterapkan meliputi keteladanan, pembiasaan ibadah, penguatan pemahaman
agama, serta evaluasi berkala. Strategi tersebut berkontribusi pada
peningkatan religiusitas santri dalam aspek keyakinan, praktik ibadah,
pengetahuan agama, pengalaman keagamaan, dan perilaku sehari-hari. Faktor
pendukung meliputi kepemimpinan pengasuh, lingkungan pondok yang
religius, kegiatan keagamaan yang konsisten, keterlibatan pengasuh, ustaz
dan pengurus pondok dan kepercayaan orang tua dan masyarakat. Sedangkan
faktor penghambat berasal dari perbedaan latar belakang santri, pengaruh
perkembangan teknologi dan media sosial, kejenuhan dalam rutinitas
kegiatan dan keterbatasan pengawasan di luar pondok. Kekuragan dari
strategi yang diterapkan di Pondok Pesantren Al Fattah adalah Strategi
pengembangan religiusitas di Pondok Pesantren Al-Fattah saat ini masih
didominasi oleh pendekatan tarbiyah, yang memfokuskan diri pada proses
transfer ilmu (transformasi kognitif) di dalam kelas. Hal ini menyebabkan
adanya kesenjangan pada aspek manajemen dakwah, di mana instrumeninstrumen
manajerial dalam pengelolaan dakwah belum sepenuhnya
dijadikan pilar utama dalam membentuk religius santri di luar lingkup formal
kependidikan.
Kata Kunci : Strategi Dakwah, Pondok Pesantren, Religiusitas Santri.
Ketersediaan
| SK202650037.1 | 2x6.3 ROD s c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x6.3 ROD s c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
165 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x6.3 ROD s c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Rodiyah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






