KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
Analisis Wacana Kritis Sara Mills Terhadap Kritik Tren Rp 10.000 di Tangan Istri Yang Tepat Pada Media Alternatif Konde.co dan Magdalene.co
Ketimpangan gender dalam rumah tangga akibat konstruksi sosial masih
kerap terjadi di ruang digital, khususnya media sosial, dengan perempuan sebagai
pihak yang dirugikan. Fenomena ini terlihat dalam konten viral TikTok bertajuk
“Rp10.000 di tangan istri yang tepat” yang menuai kontra karena dinilai
melanggengkan ketidaksetaraan gender dalam rumah tangga. Di tengah
perkembangan media yang semakin beragam, media juga berperan sebagai sarana
penyebaran ideologi sekaligus ruang bagi perempuan untuk memperjuangkan
haknya. Di Indonesia, media alternatif seperti Konde.co dan Magdalene.co aktif
mengangkat isu perempuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui posisi subjek-objek serta penulis-pembaca dalam kritik tren tersebut
pada kedua media dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis Sara Mills.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari artikel yang dimuat di Konde.co
dan Magdalene.co yang mengkritik tren tersebut. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui metode simak, catat, dan dokumentasi, dengan cara membaca,
menelaah, serta mencatat bagian-bagian teks yang relevan dengan fokus penelitian.
Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan, serta dianalisis menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Sara
Mills.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa kedua
media memiliki cara yang berbeda dalam membangun posisi subjek–objek dalam
teks. Pada Konde.co, perempuan diposisikan sebagai subjek penceritaan.
Sementara itu, laki-laki dan negara diposisikan sebagai objek. Pada Magdalene.co,
penulis menjadi subjek penceritaan. Adapun objek penceritaan adalah masyarakat
dan audiens. Pada posisi penulis–pembaca, kedua media sama-sama menunjukkan
keberpihakan terhadap perempuan dengan memfokuskan kritik pada tren tersebut
dan secara aktif melibatkan pembaca untuk turut mengkritisi tren tersebut. Dalam
perspektif Spivak, Konde.co lebih menyoroti eksploitasi kerja domestik dan
kemiskinan struktural, sedangkan Magdalene.co menekankan pelanggengan peran
gender tradisional dan romantisasi kemiskinan.
Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Sara Mills, Media Alternatif, Ketimpangan
Gender, Perempuan
Ketersediaan
| SK202640106.1 | 2x7.5 AME a c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.5 AME a c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
121 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.5 AME a c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ella Dwi Amelia
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






