KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
Representasi Generasi sandwich pada film 1 Kakak 7 Ponakan karya Arswendo Atmowiloto (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)
Generasi sandwich adalah seorang yang harus menanggung kebutuhan
ekonomi dan kesejahteraan dua generasi yaitu generasi atasnya dan juga generasi
dibawanya. Fenomena ini merupakan keadaan seseorang yang berada pada posisi
terjepit layaknya sebuah roti lapis. Sedangkan di satu sisi mereka sendiri masih
harus berjuang untuk menanggung kebutuhan dirinya sendiri. Film 1 Kakak 7
Ponakan merepresentasikan bagaimana sulitnya perjuangan generasi sandwich
dalam menghidupi anggota keluarganya. Dalam film ini, tokoh Moko merupakan
seorang anak sekaligus paman yang harus menghidupi ketujuh ponakannya.
Berada dalam posisi sandwich dirinya harus mengkorbankan kepentingan
peribadinya untuk memenuhi ekonomi dan merawat keponakannya, di karenakan
kondisi kelurganya yang dilanda musibah. Padahal kondisinya sendiri juga
kesusahan, pekerjaan yang tidak menentu membuat dirinya kewalahan sedangkan
hanya dirinyalah yang dapat diandalkan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi pustaka. Analisis yang
digunakan yaitu analisis semiotika Charles Sanders Peirce dengan menggunkan
teori segitiga makna yaitu tanda, objek, dan interpretant untuk menghadirkan
makna mengenai tanda-tanda yang menunjukkan adanya fenomena generasi
sandwich. Melalui pemilihan scene yang mengandung unsur generasi sandwich,
peneliti kemudian melakukan analisis scene yang termasuk ke dalam tiga
karakteristik generasi sandwich dengan mengunakan teori Charles Sanders Peirce,
untuk menemukan representasi generasi sandwich dalam film.
Berdasarkan hasil data penelitian menunjukkan bahwa fenomena generasi
sandwich dalam film ini, terdapat representasi generasi sandwich melalui
menangung biaya dua generasi, sulit dalam menabung dan berinvestasi, dan
tekanan finansial dan emosional. Fenomena generasi sandwich dalam film ini
terliha melalui tindakan Moko yang sendirian tanpa bantuan orang lain untuk
bertanggung jawab dan merawat ketujuh ponakannya. Permasalahn yang dihadapi
Moko seperti menangung biaya keluarga, sulit dalam menabung, berinvestasi,
tekanan finansial, hinga tekanan emosional, merupakan bentuk dari representasi
fenomena generasi sandwich di masyarakat.
Kata Kunci: Generasi Sandwich, Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce,
Film 1 Kakak 7 Ponakan
Ketersediaan
| SK202640085.1 | 2x7.5 MUT r c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.5 MUT r c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
106 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.5 MUT r c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Setiawan Muttaqin
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






