KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
Strategi Komunikasi Badan Wakaf Al-Qur’an Cabang Solo Dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat Berwakaf
Kepercayaan masyarakat menjadi modal utama bagi lembaga filantropi Islam
seperti Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) dalam menghimpun dana wakaf. Meskipun
BWA Cabang Solo telah menerapkan berbagai strategi komunikasi, masih
ditemukan kendala seperti keterbatasan waktu interaksi di gerai, keraguan
masyarakat terhadap legalitas dan penyaluran wakaf, serta minimnya pemahaman
bahwa wakaf tidak hanya berupa tanah. Berdasarkan latar belakang tersebut,
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Strategi komunikasi Badan Wakaf
Al-Qur’an cabang Solo dalam membangun kepercayaan masyarakat untuk
berwakaf” Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi
komunikasi yang digunakan BWA Cabang Solo dalam membangun kepercayaan
masyarakat agar bersedia berwakaf.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek
penelitian adalah Kepala Bidang Fundraising BWA Solo dan masyarakat,
sedangkan objek penelitiannya adalah strategi komunikasi BWA Solo. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, sedangkan teknik analisis
data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Badan Wakaf Al-
Qur’an (BWA) Cabang Solo dalam membangun kepercayaan masyarakat telah
menerapkan strategi komunikasi yang cukup sistematis dilakukan melalui segmentasi
masyarakat berbasis lokasi dan karakteristik sosial. Penyusunan pesan menekankan
aspek transparansi melalui penyampaian informasi yang jelas terkait pengelolaan
dana serta pelaporan program yang terlaksana. Metode komunikasi yang digunakan
oleh pendekatan langsung (tatap muka) secara efektif dalam menjawab keraguan
masyarakat dan membangun interaksi dua arah, dan pemilihan memadukan media
konvensional dan media digital agar jangkauan pesan lebih luas, khususnya dalam
menjaga komunikasi dan pelaporan kepada wakif. Strategi komunikasi tersebut
sejalan dengan konsep strategi komunikasi Arifin serta membangun brand trust
sebagaimana dikemukakan Delgado dan Munuera agar mampu membangun
kepercayaan masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya penerimaan setelah
proses komunikasi, minimnya penolakan, serta terbentuknya hubungan
berkelanjutan antara wakif dan lembaga.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Wakaf, Kepercayaan Masyarakat, BWA
Solo, Transparansi, Brand Trust
Ketersediaan
| SK202640062.1 | 2x7.5 ARD s c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.5 ARD s c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
115 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.5 ARD s c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Nisrina Dewi Ardiyaningrum
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






