KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
Makna Kesedihan Dan Keputusasaan Dalam Lirik Lagu “Menjadi Manusia” Karya Donne Maula (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure)
Tekanan kehidupan modern memberikan dampak yang signifikan terhadap
kondisi emosional individu, khususnya pada fase transisi menuju dewasa. Dalam
situasi ini, individu tidak hanya menghadapi tuntutan sosial dan pribadi, tetapi juga
mengalami kesedihan, kehilangan arah, hingga keputusasaan yang berakar pada
krisis makna dan cara memandang diri sendiri. Kondisi tersebut tidak lagi bersifat
individual, melainkan telah menjadi fenomena yang banyak dialami oleh generasi
muda. Keterbatasan dalam mengungkapkan emosi secara langsung mendorong
individu memanfaatkan media lain, yaitu lagu. Lagu sebagai sarana ekspresi yang
mampu merepresentasikan pengalaman emosional secara simbolik. Lagu “Menjadi
Manusia” karya Donne Maula dipilih karena lirik secara jelas menggambarkan
kesedihan, tekanan batin, hingga upaya untuk bangkit kembali. Tujuan penelitian
ini adalah menganalisis makna kesedihan dan keputusasaan dalam lirik tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat
deskriptif, yang akan menggambarkan makna kesedihan dan keputusasaan dalam
lirik lagu “Menjadi Manusia” karya Donne Maula melalui tinjauan analisis
semiotika Ferdinand de Saussure. Sumber data yang diperoleh dari penelitian ini
adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Subjek penelitian ini adalah
lirik lagu “Menjadi Manusia” karya Donne Maula. Objek penelitian ini adalah
makna kesedihan dan keputusasaan yang terkandung lirik dalam lagu “Menjadi
Manusia”. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi
pustaka. Teknik analisis data yang digunakan peniliti adalah Analisis semiotika
dengan model Ferdinand de Saussure. Keabsahan data menggunakan teknik
ketekunan pengamatan, yaitu dengan membaca dan mamahami lirik lagu “Menjadi
Manusia” karya Donne Maula.
Berdasarkan pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa kesedihan dan
keputusasaan yang ditampilkan dalam lagu “Menjadi Manusia” merupakan proses
emosional yang berkesinambungan, yan berakar pada krisis identitas dan hilangnya
makna terhadap diri sendiri.
Kata Kunci : Makna Kesedihan dan Keputusasaan, Lagu “Menjadi Manusia”,
Semiotika Ferdinand de Saussure.
Ketersediaan
| SK202640056.1 | 2x7.5 NUG m c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.5 NUG m c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
90 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.5 NUG m c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Arif Mukti Nugroho
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






