Image of Kearifan Lokal Tradisi Sebaran Apem di Pengging, Banyudono, Boyolali Melalui Komunikasi Antarbudaya

KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM

Kearifan Lokal Tradisi Sebaran Apem di Pengging, Banyudono, Boyolali Melalui Komunikasi Antarbudaya



Tradisi Sebaran Apem Keong Mas yang di selenggarakan di Pengging,
Banyudono, Boyolali, untuk menghormati ajaran pujangga Raden Ngabei (RNg)
Yosodipuro I yang hidup di era era Raja Keraton Solo Pakubuwono IV. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kearifan lokal dalam Tradisi
Sebaran Apem di Pengging, Banyudono, Boyolali melalui perspektif komunikasi
antarbudaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kearifan
lokal tradisi sebaran apem di Pengging, Banyudono, Boyolali dalam Komunikasi
Antarbudaya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kearifan lokal tradisi
sebaran apem di Pengging, Banyudono, Boyolali dalam Komunikasi Antarbudaya
dan menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif pendekatan dengan
perspektif unsur-unsur komunikasi Antarbudaya. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber data. Menggunakan teknik analisis data yaitu
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.
Penelitian ini menggunakan Teori Komunikasi Antarbudaya sebagai unsur-unsur
yang meliputi komunikan, simbol/pesan, media, efek atau umpan balik, suasana
(setting and context) dan gangguan (Noise dan Inference).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Sebaran Apem Keong Mas
merupakan bentuk kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat
pengging sebagai media komunikasi antarbudaya. Tradisi ini tidak hanya sebagai
kegiatan budaya tahunan, tetapi juga sarana pewaris nilai-nilai kehidupan, religi,
sejarah, serta identitas budaya Jawa kepada generasi berikutnya. Melalui tradisi ini
mampu menghubungkan nilai-nilai budaya jawa dan ajaran Islam melalui simbolsimbol,

ritual, dan interaksi sosial masyarakat. Tradisi ini menjadi bukti bahwa
kearifan lokal masih memiliki peran penting dalam membangun keharmonisan
sosial serta menjaga identitas budaya masyarakat secara berkelanjutan.


Kata Kunci: Kearifan Lokal, Tradisi sebaran Apem, Simbol, Perspektif
Komunikasi Antarbudaya


Ketersediaan

SK202640055.12x7.5 WIJ k c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.5 WIJ k c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
115 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x7.5 WIJ k c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.