Image of Penafsiran Fenomena Siang Dan Malam Dalam Buku Ayat-Ayat Semesta Karya Agus Purwanto (Kritik Metodologis)

ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR

Penafsiran Fenomena Siang Dan Malam Dalam Buku Ayat-Ayat Semesta Karya Agus Purwanto (Kritik Metodologis)



Fenomena siang dan malam merupakan salah satu ayat kauniyyah yang
sering disebut dalam al-Qur’an sebagai tanda kebesaran Allah Swt. Dalam kajian
tafsir kontemporer, ayat-ayat tentang fenomena alam sering dibaca melalui
pendekatan tafsir saintifik yang mengaitkan teks al-Qur’an dengan ilmu
pengetahuan modern. Salah satu karya yang menggunakan pendekatan tersebut
adalah buku Ayat-Ayat Semesta: Sisi-Sisi Al-Qur’an yang Terlupakan karya Agus
Purwanto. Dalam karya ini, fenomena siang dan malam dijelaskan dengan
menghubungkan redaksi ayat al-Qur’an dengan konsep astronomi modern. Oleh
karena itu, penelitian ini difokuskan untuk mengkaji bagaimana penafsiran Agus
Purwanto terhadap ayat-ayat tentang siang dan malam serta bagaimana metode
penafsiran yang digunakan dalam karya tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
dokumentasi dengan mengkaji buku Ayat-Ayat Semesta sebagai sumber primer
serta berbagai literatur tafsir dan metodologi tafsir sebagai sumber sekunder.
Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif-kritis dengan menekankan pada
analisis terhadap metode penafsiran Agus Purwanto menggunakan kerangka
epistemologi tafsir kontemporer Abdul Mustaqim yang menekankan relasi antara
teks, akal, dan realitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Agus Purwanto terhadap
fenomena siang dan malam cenderung menggunakan pendekatan rasionalsaintifik

dengan mengaitkan ayat-ayat kauniyyah dengan konsep sains modern,
seperti keteraturan kosmos dan rotasi bumi. Dari sisi metodologis, penafsiran
tersebut termasuk dalam kategori tafsir bi al-ra’y karena menonjolkan peran akal
dan pendekatan ilmiah dalam memahami ayat. Pendekatan ini memberikan
kontribusi dalam membangun dialog antara wahyu dan sains, namun tetap
memerlukan kontrol metodologis agar teori ilmiah tidak menjadi penentu utama
makna ayat.
Kata kunci: tafsir saintifik, ayat kauniyyah, siang dan malam, Agus Purwanto.


Ketersediaan

SK202620072.12x1 HID p c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 HID p c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
105 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x1 HID p c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.