Image of Teori Semantik Perspektif Thosihiko Izutsu (Kajian Kritik Implementatif dalam Tafsir Tematik)

ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR

Teori Semantik Perspektif Thosihiko Izutsu (Kajian Kritik Implementatif dalam Tafsir Tematik)



Skripsi ini bertujuan untuk mengkritisi teori semantik perspektif Toshihiko
Izutsu menggunakan semantik Al-Qur’an model ensiklopedik. Kajian kritik dalam
skripsi ini akan di implementasikan pada tafsir tematik berupa lafadz yakni pada
lafadz īmān. Penelitian ini berfokus pada rancang bangun yang ditawarkan oleh
Thosihiko Izutsu, yang dirasa memiliki celah kekurangan pada metode
semantiknya. Sehingga kehadiran teori baru yakni semantik model ensiklopedik
mampu menyempurnakan metode semantik dari Thosihiko Izutsu. Maka dari itu,
penulis memfokuskan penelitian ini untuk memaparkan lebih mendalam bagaimana
kritik terhadap teori semantik perspektif Toshihiko Izutsu serta bagaimana
implementasi teori semantik Al-Qur’an ensiklopedik pada lafadz īmān.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
kepustakaan (library research). Sumber data primer diperoleh dari pengumpulan
informasi terkait kata īmān dan teori semantik Al-Qur’an model ensiklopedik,
sedangkan sumber data sekunder berasal dari kamus, kitab-kitab tafsir, buku, dan
artikel jurnal yang relevan dengan topik yang dikaji. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan menelaah kata īmān tidak hanya dari Al-Qur’an, tetapi juga
melalui kitab Mu’jam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kritis, yakni dengan
mengaplikasikan semantik ensiklopedik setelah memaparkan analisis semantik
Toshihiko Izutsu dalam kata īmān, sekaligus menelaah persamaan dan perbedaan
dari kedua model semantiknya.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kritik terhadap teori semantik
perspektif Thosihiko Izutsu memiliki kelemahan. Hal tersebut terbukti ketika teori
semantik Al-Qur’an model ensiklopedik diimplementasikan dalam tafsir tematik
berupa lafadz īmān, maka lafadz īmān memperoleh makna relasional yang lebih
luas, dikarenakan pengambilan sumber referensi yang lebih beragam dalam
semantik ensiklopedik, sedangkan minimnya tinjauan referensi yang digunakan
dalam semantik Thosihiko Izutsu tidak mampu menjangkau pelacakan makna yang
lebih luas sehingga berhenti pada titik historisitasnya. Maka hasil temuan makna
relasional kata īmān menggunakan semantik Thosihiko Izutsu secara keseluruhan
hanya berfokus terhadap aspek-aspek ketauhidan, sedangkan kata īmān dalam
semantik Al-Qur’an model ensiklopedik terdapat penekanan makna spiritual kata
īmān yang berbeda-beda, secara khusus berdasarkan konteksnya. Temuan
mengenai persamaan dan perbedaan teori semantik Thosihiko Izutsu dengan
semantik ensiklopedik secara garis besar, yakni semantik perspektif Izutsu fokus
pada konsep kata kunci tertentu dalam Al-Qur'an. Sedangkan semantik
ensiklopedik lebih fokus pada keseluruhan konsep dengan konsep lain.

Kata Kunci: Semantik, Toshihiko Izutsu. Kritik, implementatif,


Ketersediaan

SK202620065.12x1 ANI t c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 ANI t c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
106 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x1 ANI t c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.