Image of KONSEP SYUKUR DALAM SURAT AN-NAHL AYAT 18 PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISBAH

ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR

KONSEP SYUKUR DALAM SURAT AN-NAHL AYAT 18 PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISBAH



Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep syukur dalam Surat AnNahl

ayat 18 berdasarkan penafsiran Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah
serta mengetahui relevansinya dalam kehidupan manusia. Latar belakang
penelitian ini didasarkan pada adanya kecenderungan pemahaman syukur yang
masih terbatas pada ungkapan lisan, sehingga belum mencerminkan makna syukur
secara komprehensif, sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur‘an. Adapun
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep syukur dalam
Surat An-Nahl ayat 18 menurut Tafsir Al-Misbah dan bagaimana relevansinya
dalam kehidupan manusia.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan terdiri dari data
primer berupa Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, khususnya penafsiran
Surat An-Nahl ayat 18, serta data sekunder berupa buku, jurnal, dan literatur lain
yang relevan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui studi dokumentasi dengan cara mengumpulkan, membaca, dan menelaah
sumber-sumber tertulis yang berkaitan dengan konsep syukur. Adapun teknik
analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan model Miles dan
Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep syukur dalam Surat An-Nahl
ayat 18 menurut Quraish Shihab tidak hanya dimaknai sebagai ungkapan lisan,
tetapi sebagai kesadaran mendalam atas keterbatasan manusia dalam menghitung
nikmat Allah SWT yang melahirkan sikap spiritual, etis, dan sosial. Syukur
diwujudkan melalui kesadaran akan ketergantungan kepada Allah, sikap rendah
hati, tanggung jawab dalam memanfaatkan nikmat, serta kepedulian terhadap
sesama. Selain itu, konsep syukur dalam ayat ini juga memiliki relevansi dalam
kehidupan modern, yaitu sebagai dasar pembentukan kepribadian yang seimbang,
ketenangan batin, serta penguatan hubungan sosial dalam masyarakat.

Kata Kunci: Syukur, An-Nahl Ayat 18, Tafsir Al-Misbah


Ketersediaan

SK202620063.12x1 ADZ k c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 ADZ k c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
100 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x1 ADZ k c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.