Image of Konsep Self-Love Perspektif Tafsir AlMishbah (Analisis Self-Compassion Kristin Neff)

ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR

Konsep Self-Love Perspektif Tafsir AlMishbah (Analisis Self-Compassion Kristin Neff)



Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep mencintai diri
sendiri (Self-Love) dalam QS. Al-Baqarah ayat 195, QS. Al-Baqarah ayat 286, dan
QS. Al-Isra' ayat 70 berdasarkan penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir AlMishbah,
serta
menganalisis
kesesuaiannya
dengan
teori

Self-Compassion Kristin
Neff. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka gangguan kesehatan
mental di Indonesia, di mana sekitar 54 juta jiwa mengalami gangguan mental
emosional, sehingga pemahaman tentang Self-Love dalam perspektif Al-Qur'an
menjadi relevan sebagai landasan spiritual dalam menjaga kesehatan mental.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan
(library research). Sumber data primer yang digunakan adalah Tafsir Al-Mishbah
karya M. Quraish Shihab, khususnya penafsiran terhadap QS. Al-Baqarah ayat 195,
QS. Al-Baqarah ayat 286, dan QS. Al-Isra' ayat 70. Adapun sumber data sekunder
meliputi kitab tafsir kontemporer, buku, artikel, dan jurnal yang relevan. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis
dengan teori Self-Compassion Kristin Neff.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an mengandung nilai-nilai
Self-Love yang terwujud dalam tiga aspek utama: (1) penjagaan diri, yang termuat
dalam QS. Al-Baqarah ayat 195 melalui larangan menjatuhkan diri ke dalam
kebinasaan (tahlukah) dan perintah berbuat kebaikan (ihsan) kepada diri sendiri;
(2) penerimaan diri, yang terkandung dalam QS. Al-Baqarah ayat 286 bahwa Allah
tidak membebani seseorang melebihi kemampuannya, sehingga manusia diajarkan
untuk tidak menyalahkan diri secara berlebihan; dan (3) penghargaan diri, yang
terdapat dalam QS. Al-Isra' ayat 70 bahwa Allah telah memuliakan (karramna)
seluruh anak cucu Adam dengan berbagai kelebihan. Adapun hasil analisis
menggunakan teori Self-Compassion Kristin Neff menunjukkan bahwa ketiga ayat
tersebut sesuai dengan komponen Self-Kindness dan Common Humanity, namun
tidak sesuai dengan komponen Mindfulness karena penafsiran Al-Qur'an lebih
menekankan pada tindakan normatif daripada kesadaran emosional. Dengan
demikian, konsep Self-Love dalam perspektif Al-Qur'an bermanfaat untuk menjaga
kesehatan mental, dan mempererat hubungan manusia dengan Allah sebagai
sumber kekuatan dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Kata kunci: Self-Love, Self-Compassion, Tafsir Al-Mishbah


Ketersediaan

SK202620062.12x1 KHU k c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 KHU k c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
88 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x1 KHU k c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
audio
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.