Image of Intertekstualitas Julia Kristeva Terhadap Tafsir Surah Al-Fātiḥah Menurut Halimah Alaydrus Dalam Channel YouTube Ustadzah Halimah Alaydrus

ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR

Intertekstualitas Julia Kristeva Terhadap Tafsir Surah Al-Fātiḥah Menurut Halimah Alaydrus Dalam Channel YouTube Ustadzah Halimah Alaydrus



Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena berkembangnya tafsir AlQur'an
melalui
media
digital,
khususnya
Youtube,
yang
menjadi
media
yang
efektif

dalam
menyampaikan

nilai-nilai keagamaan secara kontekstual dan komunikatif,
seperti yang dilakukan oleh Halimah Alaydrus dalam channel Ustadzah Halimah
Alaydrus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran terhadap Qs. Al-
Fātiḥah yang disampaikan oleh Halimah Alaydrus melalui channel Ustadzah
Halimah Alaydrus. Fokus kajian diarahkan pada pemahaman ayat-ayat tersebut
dalam nilai-nilai spiritualitas yang didapatkan.
Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan library research (studi
kepustakaan). Penulis juga menggunakan metode content analysis. Sumber data
primer dalam penelitian ini adalah kajian penafsiran Surah Al-Fatihah oleh Halimah
Alaydrus pada Channel Ustadzah Halimah Alaydrus. Adapun sumber data sekunder
berupa kitab-kitab tafsir, buku, karya ilmiah, serta artikel jurnal. Penelitian ini
menggunakan teori intertekstualitas yang dikemukakan oleh Julia Kristeva. Teori
tersebut digunakan untuk memahami penafsiran Halimah Alaydrus yang
berlandaskan pada teks utama, yaitu Al-Qur'an, serta teks turunan berupa kitabkitab
tafsir
terdahulu.

Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran Halimah Alaydrus
terhadap Surah al-Fatihah disampaikan secara kontekstual, reflektif, dan spiritual
dengan menekankan nilai kasih sayang, rasa syukur, penghambaan kepada Allah,
dan pentingnya istiqamah dalam kehidupan. Dalam perspektif Intertekstualitas
Julia Kristeva, penafsiran Halimah Alaydrus memiliki rujukan utama sebagai Teks
Asli, yaitu al-Qur’an, kemudian adanya keterkaitan dengan tafsir klasik, khususnya
Tafsir ath-Thabari sebagai teks turunan I, sementara itu, penafsiran Halimah
Alaydrus menjadi Teks Turunan II yang menghadirkan pembaruan makna melalui
gaya penyampaian yang lebih komunikatif dan relevan dengan kondisi masyarakat
modern. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran al-Qur’an
terus berkembang tanpa terlepas dari keterkaitannya dengan tafsir-tafsir
sebelumnya.
Kata Kunci:, QS. al- Fātiḥah, Intertekstualitas, Julia Kristeva dan
Halimah Alaydrus


Ketersediaan

SK202620058.12x1 IRM i c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 IRM i c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
134 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x1 IRM i c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.