ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
ETIKA PENDIDIKAN ANAK DALAM TAFSIR KEMENAG RI (ANALISIS QS. LUQMAN AYAT 12-19)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etika pendidikan anak
dalam QS. Luqman ayat 12–19 dalam Tafsir Kemenag RI, serta mengkaji
relevansinya dengan teori filsafat etika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
pentingnya integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam pendidikan anak yang tidak hanya
menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan moral dan karakter.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dengan
sumber utama Tafsir Kemenag RI dan didukung oleh berbagai literatur yang
relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tahapan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengungkap nilai-nilai etika
pendidikan anak secara mendalam. Data dianalisis dengan teori filsafat etika Ibnu
Miskawaih. Dalam teori tersebut dijelaskan prinsip-prinsip tentang pembentukan
akhlak melalui keseimbangan tiga kekuatan jiwa (akal, amarah, dan keinginan),
yang diarahkan pada tercapainya keutamaan dan kebahagiaan sejati (as-sa’adah).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Luqman ayat 12–19 memuat
nilai-nilai etika pendidikan anak yang meliputi syukur, tauhid, berbakti kepada
orang tua, batas ketaatan kepada orang tua, kesadaran diri, kedisiplinan dan
kesabaran, rendah hati, serta kesederhanaan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya
berfungsi sebagai ajaran moral, tetapi juga sebagai pedoman dalam membentuk
keseimbangan jiwa anak sehingga terbentuk karakter yang stabil dan berakhlak
baik. Selain itu, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pemikiran
Ibnu Miskawaih, khususnya dalam konsep keseimbangan jiwa (al-wasath) melalui
pengelolaan akal, amarah, dan keinginan. Proses ini menunjukkan bahwa
pendidikan akhlak dalam surah Luqman dijelaskan secara bertahap melalui
pembiasaan hingga mencapai kebahagiaan sejati (as-sa’adah). Dengan demikian,
nilai-nilai dalam QS. Luqman ayat 12–19 dapat dipahami sebagai dasar etika
pendidikan anak yang relevan dalam pembentukan karakter.
Kata kunci: Etika pendidikan anak, QS. Luqman ayat 12–19, Tafsir Kemenag
RI, Filsafat Etika
Ketersediaan
| SK202620053.1 | 2x1 QOL e c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1 QOL e c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
149hlm, 30cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x1 QOL e c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Nadzifah Qolbi
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






