ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
ZERO WASTE PERSPEKTIF ETIKA LINGKUNGAN ISLAM: KAJIAN TAFSIR TEMATIK TERHADAP AYAT-AYAT TABZIR DAN ISRAF
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti makna ayat-ayat tentang
pemborosan dan perilaku mubazir yang terdapat dalam Al-Qur’an dan menilai
kaitannya dengan konsep Zero Waste dalam sudut pandang etika lingkungan Islam.
Pertanyaan yang harus dijawab dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana
penafsiran QS. Al-Isrā ayat 26-27 dan QS. Al-Aʹrāf ayat 31 tentang tabzir dan israf
dalam Al-Qur’an berdasarkan kajian tafsir tematik (Maudhu’i), dan (2) Bagaimana
relevansi nilai – nilai yang terkandung dalam QS. Al-Isrā ayat 26-27 dan QS. AlAʹrāf
ayat
31
dengan
konsep
Zero
Waste
dalam
perspektif
etika
lingkungan
Islam.
Latar
belakang penelitian ini adalah meningkatnya masalah sampah akibat pola
konsumsi yang berlebihan dalam masyarakat, yang memerlukan pendekatan
bertema religius untuk menyelesaikannya.
Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metode penelitian
pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan dokumen dari
sumber primer Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan Tafsir Al-Munir
karya Wahbah Az-Zuhaili, kemudian sumber data sekunder, termasuk buku, artikel
ilmiah, serta literatur yang sejalan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan
dengan metode tafsir tematik, yakni dengan mengumpulkan ayat-ayat terkait
pemborosan dan perilaku mubazir, lalu menganalisisnya untuk menemukan makna
dan nilai yang terdapat di dalamnya.
Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tabzir diartikan sebagai
pemakaian harta atau sumber daya yang tidak pada tempatnya, sedangkan israf
menggambarkan perilaku berlebihan dalam menggunakan hal yang diizinkan.
Kedua konsep ini memuat nilai etika konsumsi yang menekankan pentingnya
keseimbangan, tanggung jawab, serta kontrol diri. Nilai-nilai ini sangat terkait
dengan konsep Zero Waste dan prinsip 5R yang sejalan dengan pemikiran Yusuf
Al-Qaradhawi, yang fokus pada pengurangan sampah dengan cara berbelanja yang
bijaksana. Dalam perspektif etika lingkungan Islam, penerapan prinsip Zero Waste
adalah cara untuk menunjukkan tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam
menjaga keseimbangan ekosistem.
Kata Kunci: Etika Lingkungan Islam, Israf, Tabzir, Tafsir Tematik, Zero Waste.
Ketersediaan
| SK202620040.1 | 2x1 IBR z c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1 IBR z c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
96 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x1 IBR z c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Adytia Maulana Ibrasni
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






