Image of KONSEP FATHERHOOD (KEAYAHAN) PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB

ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR

KONSEP FATHERHOOD (KEAYAHAN) PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB



Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep fatherhood dalam AlQur’ān

berdasarkan penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah serta
menjelaskan relevansinya terhadap praktik pengasuhan ayah dalam kondisi
masyarakat saat ini . Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya fenomena
fatherless yang menunjukkan melemahnya keterlibatan ayah dalam kehidupan
anak, baik secara emosional, spiritual, maupun sosial. Adapun rumusan masalah
dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimana konsep fatherhood dalam Al-Qur’ān
menurut Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab, dan (2) bagaimana relevansi
konsep tersebut terhadap praktik pengasuhan ayah dalam kondisi masyarakat saat
ini.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah
Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab, sedangkan sumber data sekunder
diperoleh dari buku, jurnal, skripsi, dan berbagai literatur yang berkaitan dengan
konsep fatherhood, father involvement, serta fenomena fatherless. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan mengumpulkan,
membaca, dan mengkaji berbagai sumber yang relevan dengan tema penelitian.
Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif-analitis
dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fatherhood dalam Tafsir alMisbah

merupakan peran ayah yang bersifat komprehensif dan multidimensional,
meliputi fungsi sebagai pendidik, pembimbing, pelindung, dan penanggung jawab
perkembangan anak secara emosional, spiritual, serta sosial. Konsep ini tercermin
dalam penafsiran QS. Luqmān [31]: 13, QS. Ibrāhīm [14]: 37, QS. At-Taḥrīm [66]:
6, dan QS. An-Nisā’ [4]: 9 yang selaras dengan dimensi father involvement, yaitu
engagement, accessibility, dan responsibility. Dimensi tersebut menunjukkan
pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, kehadiran emosional, serta
tanggung jawab dalam penanaman nilai keimanan dan persiapan masa depan anak.
Temuan ini relevan dalam merespons fenomena fatherless pada masyarakat
kontemporer dengan menegaskan bahwa peran ayah tidak terbatas pada pemenuhan
kebutuhan material, tetapi juga mencakup keterlibatan aktif dalam pembentukan
karakter dan kesejahteraan anak.
Kata Kunci: Fatherhood, Tafsir al-Misbah, Peran Ayah, Fatherless, Pengasuhan
Anak


Ketersediaan

SK202620031.12x1 KAF k c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 KAF k c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
118 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x1 KAF k c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.