ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM SURAT AL-HUJURAT AYAT 11-13: Analisis Kontekstualisasi Makna Akhlak Dalam Tafsir Al-Azhar
Penelitian ini akan mengkaji Pendidikan Akhlak Dalam Perspektif Buya
Hamka dengan menekankan Analisis Kontekstualisasi Makna Akhlak Dalam Tafsir
Al-Azhar. Kajian ini dilakukan sebagai upaya pemulihan ajaran Islam, perlu adanya
kajian mendalam, terutama rekonstruksi penafsiran al-Qur’an tentang akhlak dan
perilaku umat manusia. Tidak bisa dipungkiri, bahwa kehidupan manusia di masa
lalu kini berbeda dengan kehidupan masyarakat modern. Disamping itu, penafsiran
kontekstualisasi ayat-ayat al-Qur’an juga perlu berjalan dan selaras mengikuti pola
dan gaya kehidupan manusia dan zamannya
Penelitian ini tergolong kepustakaan dengan menggunakan model kualitatif.
Metode deskriptif analisis digunakan untuk menganalisis tafsir dan juga sumbersumber
pendukung dalam penelitian ini. Objek yang menjadi penelitian penulis
adalah Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka sekaligus menjadi data primer dan
kemudian didukung dengan data sekunder yang mengacu pada sumber-sumber
rujukan sebagai data guna menabah informasi yang sesuai dalam kajian ini.
Berdasarkan hasil dari penelitian, Secara keseluruhan prinsip-prinsip akhlak
dan etika dalam perspektif Buya Hamka adalah upaya untuk mengintegrasikan nilainilai
spiritual, moral, dan sosial yang mencerminkan keimanan yang kokoh dan
tindakan yang berlandaskan kebajikan. Selain itu, konsep-konsep yang dibawakan
juga tidak hanya lahir dari hasil pemikiran akal semata tetapi juga nilai-nilai qur’an
seperti apa yang tertuang dalam kitab tafsirnya al-Azhar. Dengan konsep sistematis,
relevansi pemikiran Hamka juga sangat berguna untuk mendistribusi pemikiran
ulama selanjutnya. Selanjutnya Hamka memandang materi pendidikan sebagai
sebuah sistem universal, terpadu, dan berkesinambungan. Artinya tidak hanya
menguasai satu bagian, tetapi harus mencakup keseluruhan. Dalam kaitannya ini, ia
membaginya menjadi lima bagian yaitu 1) ilmu agama seperti tauhid, tafsir, fiqih,
hadits, akhlak, dan lainnya. 2) ilmu umum seperti sejarah, filsafat, ilmu falak,
astronomi, psikologi dan lainnya. 3) ilmu kemasyarakatan seperti sosiologi, ilmu
pemerintahan dan lainnya. 4) ilmu-ilmu keterampilan praktis seperti olahraga,
berkuda, berenang, dan lainnya. 5) ilmu kesenian seperti menyanyi, menggambar,
musik, dan lainnya.
Kata Kunci: Pendidikan Akhlak,Penafsiran, Kontekstualisasi Makna
Ketersediaan
| SK202620022.1 | 2x1 CHU p c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1 CHU p c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
93 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x1 CHU p c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Bimanda Taufiq Churrahman
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






