BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
Implementasi Bimbingan Rohani Islam dalam Mengembangkan Spiritual Well-Being Lansia Terlantar di Rumah Singgah Pajang Surakarta
Lansia terlantar merupakan kelompok rentan yang sering menghadapi
berbagai permasalahan fisik, sosial, psikologis, dan spiritual, seperti kesepian,
perasaan tidak berdaya, serta kehilangan makna hidup. Kondisi tersebut
menunjukkan bahwa lansia tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan dasar
dan layanan kesehatan, tetapi juga memerlukan pendampingan spiritual. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Bimbingan Rohani Islam dalam
Mengembangkan Spiritual Well-Being Lansia Terlantar di Rumah Singgah Pajang
Surakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif
deskriptif. Subjek penelitian dipilih secara purposive yang meliputi pembimbing
rohani Islam, pekerja sosial, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota
Surakarta, serta lansia terlantar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara mendalam, catatan lapangan, dan dokumentasi. Keabsahan
data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian
data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Bimbingan Rohani
Islam di Rumah Singgah Pajang Surakarta dilaksanakan secara terprogram melalui
tahapan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, penerapan metode bimbingan, serta
evaluasi sederhana. Materi bimbingan disusun dalam bentuk penguatan aqidah,
ibadah, dan akhlak yang disampaikan melalui metode keteladanan (uswatun
hasanah), pembiasaan, serta pemberian nasihat secara persuasif. Kegiatan tersebut
tidak hanya mencerminkan pendampingan spiritual, tetapi juga memberikan
dukungan psikologis serta penerapan fiqih sakit yang disesuaikan dengan kondisi
fisik lansia. Implementasi Bimbingan Rohani Islam berkontribusi dalam
Mengembangkan Spiritual Well-Being lansia yang meliputi dimensi personal,
transcendental, communal, dan environmental. Perkembangan tersebut
ditunjukkan melalui meningkatnya ketenangan batin, penerimaan diri, penguatan
hubungan dengan Allah SWT, serta hubungan sosial yang lebih harmonis. Namun
demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi beberapa hambatan, seperti
keterbatasan kondisi fisik dan daya ingat lansia serta kendala teknis dalam
pelaksanaan kegiatan.
Kata kunci: Bimbingan Rohani Islam, Spiritual Well-Being, Lansia Terlantar
Ketersediaan
| SK202630117.1 | 2x7.15 PER i c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 PER i c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.15 PER i c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Muhammad Maulid Dio Perkasa
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






