BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
PERENCANAAN KARIR PADA REMAJA PASCA LULUS SEKOLAH MENENGAH ATAS DI DUKUH TROBAYAN, DESA GRINGGING, KECAMATAN SAMBUNGMACAN, KABUPATEN SRAGEN
Perencanaan karir merupakan proses yang dilakukan individu dalam
mempersiapkan masa depan karirnya melalui pemahaman diri, pencarian informasi,
penyusunan rencana, serta pengambilan keputusan karir. Perencanaan karir pada
remaja pasca lulus Sekolah Menengah Atas menjadi hal penting karena remaja
berada pada masa transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan karir pada remaja pasca lulus
Sekolah Menengah Atas di Dukuh Trobayan, Desa Gringging, Kecamatan
Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif.
Subjek penelitian adalah remaja pasca lulus Sekolah Menengah Atas yang
berdomisili di Dukuh Trobayan sebanyak 5 orang dengan kriteria: berusia 18–21
tahun (lulusan dua tahun terakhir), telah atau sedang menjalani jalur karir (bekerja,
berwirausaha, kuliah, atau mengikuti pelatihan kerja), bersedia menjadi subjek,
mampu mengungkapkan pengalaman perencanaan karir, serta pernah mengalami
permasalahan dalam perencanaan karir. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan
triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan karir remaja pasca
lulus Sekolah Menengah Atas di Dukuh Trobayan berlangsung secara bertahap,
beragam, dan berkembang sesuai dengan kondisi individu. Perencanaan karir
ditandai dengan sikap positif terhadap masa depan serta melalui tahapan
pemahaman diri dan karir, pencarian informasi, pengambilan keputusan, dan
perencanaan karir ke depan. Sebagian besar remaja telah mampu mengenali minat
dan kemampuan, serta aktif mencari informasi karir secara mandiri meskipun masih
terbatas oleh akses yang tersedia. Pengambilan keputusan karir dipengaruhi oleh
faktor internal dan eksternal, dengan keluarga, khususnya orang tua, sebagai faktor
yang paling dominan. Selain itu, remaja telah memiliki orientasi karir jangka
panjang, di mana pekerjaan yang dijalani saat ini dipandang sebagai langkah awal
menuju tujuan karir yang lebih baik. Secara keseluruhan, perencanaan karir remaja
menunjukkan adanya arah dan kesadaran, namun masih bersifat sederhana dan
belum terstruktur secara optimal sehingga memerlukan dukungan, khususnya
melalui layanan bimbingan karir yang lebih terarah.
Kata Kunci: Perencanaan Karir, Remaja, Pasca Lulus Sekolah
Ketersediaan
| SK202630104.1 | 2x7.15 WIY p c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 WIY p c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
157 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.15 WIY p c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Nur Cahyo Budi Wiyono
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






