Image of HUBUNGAN SELF CONTROL DAN POLA ASUH OTORITER TERHADAP AGRESI VERBAL PADA ANAK ASUH REMAJA PANTI ASUHAN YATIM PIATU DHUAFA LKSA MUHAMMADIYAH JUWIRING

BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM

HUBUNGAN SELF CONTROL DAN POLA ASUH OTORITER TERHADAP AGRESI VERBAL PADA ANAK ASUH REMAJA PANTI ASUHAN YATIM PIATU DHUAFA LKSA MUHAMMADIYAH JUWIRING



Perilaku agresi verbal merupakan salah satu bentuk perilaku yang cukup
sering muncul pada remaja, termasuk pada anak asuh di lingkungan panti asuhan.
Perilaku ini tampak dalam bentuk penggunaan kata-kata kasar, ejekan, serta
ungkapan yang bersifat merendahkan dalam interaksi sehari-hari. Kondisi tersebut
diduga berkaitan dengan faktor internal berupa self control serta faktor eksternal
berupa pola asuh otoriter. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui hubungan antara self control dan pola asuh otoriter terhadap agresi
verbal pada anak asuh remaja.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh anak asuh remaja berusia 12–18
tahun di Panti Asuhan Yatim Piatu Dhuafa LKSA Muhammadiyah Juwiring dengan
jumlah sampel sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan
total sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self control, skala pola asuh
otoriter, dan skala agresi verbal yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas.
Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment
dan korelasi ganda dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada
kategori agresi verbal sedang, yaitu sebanyak 29 responden (69%). Berdasarkan
tabulasi silang karakteristik responden, agresi verbal kategori tinggi lebih banyak
ditemukan pada responden laki-laki (27,3%) dibandingkan perempuan (10%), serta
paling dominan pada responden usia 15 tahun (50%). Hasil uji hipotesis
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara self control
dengan agresi verbal dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,408 yang termasuk
dalam kategori hubungan sedang dan nilai signifikansi 0,007 (p < 0,05). Selain itu,
terdapat hubungan positif dan signifikan antara pola asuh otoriter dengan agresi
verbal dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,395 yang termasuk dalam kategori
hubungan rendah dan nilai signifikansi 0,010 (p < 0,05). Secara simultan, self
control dan pola asuh otoriter memiliki hubungan positif dan signifikan dengan
agresi verbal dengan nilai koefisien korelasi ganda sebesar 0,439 yang termasuk
dalam kategori hubungan sedang, nilai signifikansi 0,015 (p < 0,05), serta
memberikan kontribusi sebesar 19,3%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa
agresi verbal pada anak asuh remaja tidak hanya berkaitan dengan faktor internal
berupa self control, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal berupa pola asuh
otoriter yang diterima anak dalam kehidupan sehari-hari.

Kata kunci: Self Control, Pola Asuh Otoriter, Agresi Verbal.


Ketersediaan

SK202630103.12x7.15 APR h c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.15 APR h c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
204hlm, 30cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x7.15 APR h c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.