Image of PERAN PENYULUH AGAMA MELALUI PENDEKATAN EDUKATIF DALAM LAYANAN BIMBINGAN PRANIKAH BAGI CALON PENGANTIN DI KUA COLOMADU KARANGANYAR

BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM

PERAN PENYULUH AGAMA MELALUI PENDEKATAN EDUKATIF DALAM LAYANAN BIMBINGAN PRANIKAH BAGI CALON PENGANTIN DI KUA COLOMADU KARANGANYAR



Penelitian ini mempunyai permasalahan terkait masih adanya calon
pengantin yang memandang kegiatan bimbingan pranikah sebagai formalitas
administratif, sehingga tujuan utama bimbingan sebagai sarana pembekalan
kehidupan rumah tangga belum sepenuhnya tercapai. Selain itu, peran penyuluh
agama dalam mengintegrasikan pendekatan edukatif dalam layanan bimbingan
pranikah perlu dikaji secara mendalam untuk mengetahui efektivitasnya dalam
meningkatkan pemahaman dan kesiapan calon pengantin. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis peran penyuluh agama melalui pendekatan edukatif dalam
layanan bimbingan pranikah serta mengkaji perubahan persepsi calon pengantin
terhadap kegiatan tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus, yang fokus pada fenomena pelaksanaan bimbingan pranikah di Kantor
Urusan Agama (KUA) Colomadu Karanganyar. Subjek penelitian terdiri dari empat
informan, yaitu satu penyuluh agama, satu kepala KUA, dan dua calon pengantin.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber,
sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori peran (role theory) untuk
menganalisis fungsi penyuluh agama sebagai aktor sosial dalam bimbingan
pranikah, serta teori pembelajaran sosial (social learning theory) untuk menjelaskan
proses pendekatan edukatif dalam meningkatkan pemahaman calon pengantin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penyuluh agama memiliki peran
yang signifikan sebagai pendidik yang tidak hanya menyampaikan materi, tetapi
juga membangun kesadaran calon pengantin melalui pendekatan yang komunikatif
dan kontekstual, (2) pendekatan edukatif yang diterapkan bersifat interaktif dan
partisipatif sehingga memudahkan pengantin dalam memahami materi, (3) masih
terdapat persepsi awal calon pengantin yang menganggap bimbingan pranikah
sebagai formalitas administratif, dan (4) terjadi perubahan persepsi setelah
mengikuti bimbingan pranikah, di mana calon pengantin mulai memahami
pentingnya kegiatan tersebut sebagai bekal dalam kehidupan rumah tangga.

Kata Kunci: Peran, Pendekatan Edukatif, Bimbingan Pranikah.


Ketersediaan

SK202630099.12x7.15 NUR p c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.15 NUR p c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
159 hlm, 30 cm.
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x7.15 NUR p c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.