BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
HUBUNGAN ANTARA RELIGIOSITAS DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING (KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS) PADA REMAJA KARANG TARUNA RAKSI DI DUSUN BANJARSARI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesejahteraan psikologis
remaja dalam menghadapi dinamika perkembangan. Kurangnya kesejahteraan
psikologis dapat dipengaruhi oleh faktor internal berupa religiositas yang
membantu remaja menemukan makna hidup, mengontrol emosi, dan menghadapi
tekanan hidup, dan eksternal berupa dukungan sosial yang membantu mengurangi
stress, meningkatkan rasa aman, dan harga diri . Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahuhi: (1) hubungan antara religiositas dengan psychological well-being
(kesejahteraan psikologis), (2) hubungan antara dukungan sosial dengan
psychological well-being (kesejahteraan psikologis), (3) hubungan antara
religiositas dan dukungan sosial secara simultan dengan psychological well-being
(kesejahteraan psikologis) pada remaja karangtaruna Raksi di Dusun Banjarsari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja karang taruna
Raksi yang berjumlah 53 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas.
Dengan hasil uji validitas pada variabel religiositas dengan rentang nilai 0,8333 –
1, dukungan sosial dengan rentang nilai 0,8333 – 1, psychological well-being
dengan rentang nilai 0,8333 – 1. Sedangkan hasil uji reliabilitas yaitu religiositas
total item 30 dengan nilai α = 0,936, dukungan sosial total item 30 dengan nilai α
= 0,954 dan psychological well-being (kesejahteraan psikologis) total item 43,
dengan nilai α = 0,944. Uji hipotesis dilakukan menggunakan korelasi parsial dan
korelasi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan positif dan
signifikan antara religiositas dengan kesejahteraan psikologis (psychological wellbeing)
dengan
nilai
r
0,682
dengan
signifikan
0,000
<
0,05. (2)
Terdapat
hubungan
positif
dan signifikan antara dukungan sosial dengan psychological well-being
(kesejahteraan psikologis) dengan nilai r 0,835 dengan signifikan 0,000 < 0,05. (3)
Terdapat hubungan positif dan signifikan antara religiositas dan dukungan sosial
secara simultan dengan psychological well-being (kesejahteraan psikologis) dengan
nilai r hitung 0,840 dengan signifikansi 0,000 < 0,05.
Kata Kunci: Religiositas, Dukungan Sosial, Psychological Well-Being
Ketersediaan
| SK202630084.1 | 2x7.15 YUN h c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 YUN h c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
159 hlm, 30 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.15 YUN h c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dennisa Yuniaslihah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






