Image of HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERENCANAAN KARIER PADA KELUARGA MAHASISWA SRAGEN (KMS) DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA

BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM

HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERENCANAAN KARIER PADA KELUARGA MAHASISWA SRAGEN (KMS) DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA



Perencanaan karier merupakan salah satu tugas perkembangan penting yang
perlu dipersiapkan mahasiswa pada fase dewasa awal. Namun, dalam kenyataannya
masih banyak mahasiswa yang mengalami kebingungan dan keraguan dalam
menentukan pilihannya antara melanjutkan studi atau memasuki dunia kerja, serta
tekanan keluarga untuk segera bekerja setelah lulus. Tujuan penelitian untuk
mengetahui tingkat kematangan emosi dengan perencanaan karier karena itu,
diperlukan pemahaman mengenai hubungan kematangan emosi dengan
perencanaan karier agar mahasiswa mampu merancang masa depan secara lebih
terarah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa anggota Keluarga
Mahasiswa Sragen (KMS) di UIN Raden Mas Said Surakarta, dengan jumlah
sampel sebanyak 68 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala
Kematangan Emosi dan Perencanaan Karier. Uji hipotesis dilakukan menggunakan
teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program Spss versi 25.0
for Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kematangan emosi memiliki
nilai rata-rata (mean) sebesar 95,41 dengan standar deviasi 7,96. Sehingga berada
pada kategori sedang. Sementara itu, variabel perencanaan karier memiliki nilai
rata-rata (mean) sebesar 93,13 dengan standar deviasi 10,43 yang berada pada
kategori sedang. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r
= 0,698 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Nilai tersebut menunjukkan
bahwa terdapat hubungan positif, kuat, dan signifikan antara kematangan emosi
dengan perencanaan karier pada mahasiswa anggota Keluarga Mahasiswa Sragen
(KMS) di UIN Raden Mas Said Surakarta. Dengan demikian, hipotesis alternatif
(Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa
semakin tinggi kematangan emosi mahasiswa, maka semakin baik pula
perencanaan karier yang dimiliki. Sebaliknya, semakin rendah kematangan emosi
mahasiswa, maka semakin rendah pula kemampuan dalam menyusun perencanaan
karier.

Kata kunci: Kematangan Emosi, Perencanaan Karier, Mahasiswa, Keluarga
Mahasiswa Sragen


Ketersediaan

SK202630081.12x7.15 FEB h c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.15 FEB h c.1
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
154 hlm, 30 cm.
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x7.15 FEB h c.1
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.