BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
RESILIENSI REMAJA AKHIR YANG MENGALAMI BROKEN HOME DALAM PROSES PERENCANAAN KARIR DI DESA BANARAN, KECAMATAN KALIJAMBE, KABUPATEN SRAGEN
Keluarga merupakan lingkungan utama dalam perkembangan remaja.
Namun kondisi keluarga yang mengalami broken home dapat menimbulkan
berbagai permasalahan psikologis, seperti ketidakstabilan emosi, kurangnya
dukungan sosial, serta kebingungan dalam menentukan arah masa depan. Kondisi
tersebut berpotensi memengaruhi proses perencanaan karir pada remaja akhir.
Meskipun demikian, sebagian remaja mampu bertahan dan beradaptasi melalui
proses resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman proses
resiliensi remaja akhir yang mengalami broken home dalam merencanakan karirnya
di Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif remaja dalam menghadapi
kondisi keluarganya serta proses resiliensi yang mereka alami dalam merencanakan
masa depan. Subjek penelitian adalah remaja akhir yang mengalami broken home,
dengan jumlah tiga orang subjek utama yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan,
dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi
sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja akhir yang mengalami broken
home tetap mampu menunjukkan proses resiliensi dalam perencanaan karir. Proses
resiliensi tersebut diawali dari fase keterpurukan akibat kondisi keluarga yang tidak
utuh, seperti perasaan sedih, kecewa, marah, dan kehilangan dukungan dari figur
orang tua. Selanjutnya, remaja mulai memasuki tahap bertahan dengan berusaha
menerima keadaan, mengendalikan emosi, dan menyesuaikan diri terhadap
perubahan kondisi keluarga. Setelah itu, remaja mulai bangkit dengan
mempertahankan sikap optimis, membangun motivasi diri, serta menjadikan
pengalaman hidup sebagai pembelajaran untuk masa depan. Proses tersebut
kemudian berkembang pada kemampuan remaja dalam memahami potensi diri,
menentukan tujuan karir, serta menyusun langkah-langkah nyata melalui
pendidikan maupun pekerjaan sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
Kata kunci: Resiliensi, Remaja Broken Home, Perencanaan Karir
Ketersediaan
| SK202630079.1 | 2x7.15 TRI r c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 TRI r c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
230 hlm, 30 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.15 TRI r c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Amandha Putri Trisdayanti
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






