BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PEREMPUAN KORBAN KDRT PASCA PERCERAIAN DI YAYASAN SPEK - HAM SURAKARTA
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan salah satu permasalahan yang
dapat menimbulkan dampak psikologis bagi perempuan, seperti trauma, ketakutan,
tekanan emosional, serta kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Perceraian
sering menjadi jalan keluar bagi perempuan korban KDRT untuk terbebas dari hubungan
yang penuh kekerasan. Namun, setelah perceraian perempuan korban KDRT tetap
menghadapi berbagai tantangan dalam proses penyesuaian diri dan pemulihan kondisi
psikologisnya. Oleh karena itu, kesejahteraan psikologis menjadi aspek penting yang
perlu dimiliki agar individu mampu menjalani kehidupan secara lebih positif. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis perempuan korban KDRT pasca
perceraian di Yayasan SPEK-HAM Surakarta.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan
metode penelitian lapangan (field research) dan desain deskriptif. Subjek dalam
penelitian ini adalah dua orang perempuan korban KDRT yang telah bercerai dan
mendapatkan pendampingan di SPEK-HAM Surakarta. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan
triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kondisi kesejahteraan
psikologis antara kedua subjek. Subjek Y menunjukkan kondisi yang lebih stabil, ditandai
dengan kemampuan menerima pengalaman masa lalu, kemandirian dalam menjalani
kehidupan, kemampuan mengelola aktivitas sehari-hari, menjalin hubungan sosial yang
baik, serta memiliki tujuan hidup yang berfokus pada masa depan anak. Sementara itu,
subjek A menunjukkan kondisi kesejahteraan psikologis yang belum stabil pada beberapa
aspek, meskipun telah mampu menjalani kehidupan secara mandiri dan memperoleh
dukungan sosial. Subjek A masih menunjukkan adanya trauma dan rasa takut akibat
pengalaman kekerasan dalam rumah tangga, khususnya dalam aspek penerimaan diri dan
hubungan dengan laki-laki.
Kata kunci : Kesejahteraan Psikologis, Perempuan Korban KDRT, Perceraian,
Psychological Well-Being
Ketersediaan
| SK202630050.1 | 2x7.15 PUT k c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 PUT k c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
165 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.15 PUT k c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Naidatul Aisyyah Anindita Putri
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






