AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM
PERTANIAN BERKELANJUTAN DALAM PERSPEKTIF EKOTEOLOGI SEYYED HOSSAIN NASR DI DESA GONDOSULI KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATENKARANGANYAR
Pertanian di era modern
menunjukkan adanya pergeseran orientasi dari yang semula berbasis keseimbangan
alam menuju praktik yang cenderung eksploitatif. Penggunaan pupuk kimia, pestisida,
serta tuntutan pasar yang tinggi memunculkan persoalan serius terhadap keberlanjutan
lingkungan. Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang tidak hanya bersifat
teknis, tetapi juga menyentuh aspek moral dan spiritual manusia terhadap alam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pertanian berkelanjutan melalui
perspektif ekoteologi Seyyed Hossein Nasr. Adapun rumusan masalah dalam penelitian
ini adalah: (1) bagaimana implementasi fungsi manusia sebagai khalifah dalam praktik
pertanian, dan (2) bagaimana pandangan petani terhadap alam dalam perspektif
ekoteologi Seyyed Hossein Nasr.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field
research). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam
dengan petani, tokoh masyarakat, dan aparat desa, serta dokumentasi. Analisis data
dilakukan dengan metode deskriptif, pendekatan verstehen, dan interpretasi untuk
memahami makna di balik praktik pertanian masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian petani di Desa Gondosuli telah
mengimplementasikan nilai-nilai kekhalifahan melalui praktik pertanian yang
memperhatikan keseimbangan alam, seperti penggunaan pupuk organik, sistem
terasering, serta pengelolaan air secara bijak. Namun demikian, masih terdapat
tantangan berupa ketergantungan pada pupuk kimia dan pestisida akibat tuntutan
ekonomi dan pasar. Dalam perspektif ekoteologi Seyyed Hossein Nasr, cara pandang
petani terhadap alam menunjukkan adanya kesadaran bahwa alam merupakan amanah
Tuhan yang harus dijaga, meskipun belum sepenuhnya terinternalisasi secara
konseptual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesadaran akan kesucian
alam melalui konsep scientia sacra sangat penting untuk memperkokoh landasan etis
pertanian berkelanjutan. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya mengintegrasikan
nilai-nilai ekoteologi Nasr ke dalam kebijakan pengelolaan lingkungan berbasis
kearifan lokal.
Kata Kunci: Pertanian Berkelanjutan, Ekoteologi, Seyyed Hossein Nasr, Gondosuli,
Khalifah, Eko-Sufisme, Mizan.
Ketersediaan
| SK202610030.1 | 2x3 WUL p c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x3 WUL p c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
135 hlm, 30 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x3 WUL p c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Azhri Nuzulita Wulandari
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






