AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM
KETERASINGAN TENAGA KERJA INDUSTRI KREATIF DI ERA KEMAJUAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PERSPEKTIF EKONOMI KAPITALIS KARL MARX (Studi Kasus Pekerja Kreatif di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang)
Nina Melinda, 221121006, Keterasingan Tenaga Kerja Industri Kreatif di Era
Kemajuan Artificial Intelligence Perspektif Ekonomi Kapitalis Karl
Marx (Studi Kasus Pekerja Kreatif di Kecamatan Cipondoh, Kota
Tangerang), Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas
Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said
Surakarta, 2026.
Tenaga kerja industri kreatif sering menghadapi ketidakpastian kerja, fleksibilitas
semu (flexploitation), serta minimnya perlindungan sosial di tengah perkembangan
teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), yang turut mengubah proses
produksi kreatif dan berpotensi menimbulkan keterasingan tenaga kerja. Menurut
perspektif ekonomi kapitalis Karl Marx, fenomena ini dipahami sebagai bentuk
alienasi akibat hilangnya kontrol pekerja terhadap proses, hasil, dan makna kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena keterasingan tenaga kerja
industri kreatif di era kemajuan AI dengan mengidentifikasi bentuk-bentuk
keterasingan serta menganalisisnya melalui perspektif ekonomi kapitalis Karl
Marx. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) apa saja bentuk
keterasingan tenaga kerja industri kreatif di era Artificial Intelligence? (2)
bagaimana pandangan ekonomi kapitalis Karl Marx terhadap fenomena
keterasingan tersebut?
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan
kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai
sumber primer, serta didukung oleh sumber sekunder berupa literatur ilmiah yang
relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan pendekatan
verstehen untuk memahami pengalaman subjektif pekerja industri kreatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk keterasingan tenaga kerja industri
kreatif di era Artificial Intelligence meliputi keterasingan dari hasil kerja, proses
kerja, diri sendiri, dan hubungan sosial, yang diperparah oleh sistem kerja fleksibel
serta dominasi teknologi dalam industri kreatif; (2) menurut perspektif ekonomi
kapitalis Karl Marx, fenomena tersebut merupakan konsekuensi dari sistem
kapitalisme yang menempatkan teknologi sebagai alat produksi yang dikuasai
pemilik modal, sehingga memperkuat eksploitasi dan mengurangi kontrol pekerja
terhadap aktivitas kreatifnya.
Kata kunci: Alienasi, Industri Kreatif, Artificial Intelligence, Karl Marx, Tenaga
Kerja
Ketersediaan
| SK202610018.1 | 2X3 MEL k c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X3 MEL k c.1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
145 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2X3 MEL k c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Nina Melinda
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






