BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
Bimbingan Membaca Huruf Hijaiyah Dengan Metode Al-Barqi Pada Anak Tunarungu Wicara di SLB B-C YPCM Boyolali
Abdul Wahid Arifin. NIM: 181221115. Bimbingan Membaca Huruf Hijaiyah Dengan Metode Al-Barqi Pada Anak Tunarungu Wicara di SLB B-C YPCM Boyolali. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Bimbingan membaca adalah suatu proses pemberian bantuan kepada individu secara berkelanjutan dan sistematis, yang dilakukan oleh seorang ahli yang telah mendapat latihan khusus untuk itu, dimaksudkan agar individu dapat memahami dirinya, lingkungannya serta dapatmengarahkan diri dengan lingkungan untuk dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Siswa dengan gangguan pendengaran menghadapi tantangan dalam menerima informasi auditif, mulai dari gangguan ringan hingga ketulian total. Baik dengan bantuan alat dengar maupun tanpa, hambatan ini tetap membatasi akses mereka terhadap bahasa lisan. Oleh karena itu, mereka memerlukan pendekatan pembelajaran yang dirancang secara khusus dan bimbingan intenisf agar kemampuan berbahasa mereka dapat berkembang secara optimal. Mengajarkan huruf hijaiyah kepada siswa tunarungu sangat penting karena mereka tidak menggunakan bahasa arab setiap hari,untuk membantu mereka memahami bahasa arab serta melatih mereka membaca Al-Qur’an. Tantangan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas yakni individu yang mengalami gangguan sensorik, dalam membaca Al-Qur’an dirasa lebih sulit dibandingkan dengan penyandang disabilitas yang lain. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya peningkatan kemampuan membaca huruf hijaiyah bagi anaktunarungu wicara di SLB B-C YPCM Boyolali.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang siswa dari 7 siswa disabilitas tunarungu wicara. Adapun proses pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunarungu wicara sangat bisa memahami dengan mudah pembelajaran pengenalan huruf hijaiyah dengan menggunakan metode Al-Barqi dari yang sebelumnya hanya menggunakan metode pembelajaran membaca huruf hijaiyah dengan menggunakan metode Iqro’saja.
Kata Kunci : Bimbingan, Huruf Hijaiyah, Tunarunguwicara
ABSTRACK
Abdul Wahid Arifin. NIM: 181221115. Guidance in Reading Hijaiyah Letters for Deaf and Mute Children at SLB B-C YPCM Boyolali. Islamic Guidance and Counseling Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Reading guidance is a process of providing assistance to individuals in a sustainable and systematic manner, carried out by an expert who has received special training for it, intended so that individuals can understand themselves, their environment and can direct themselves with the environment to be able to develop their potential optimally for the welfare of society. Students with hearing impairments have difficulty in receiving auditory information, ranging from mild disorders to total deafness. Whether with or without hearing aids, this obstacle still limits their access to spoken language. Therefore, they need a specially designed learning approach and intensive guidance so that their language skills can develop optimally. Teaching the hijaiyah letters to deaf students is very important because they do not use Arabic every day, to help them understand Arabic and train them to read the Qur'an. The challenges faced by people with disabilities, namely individuals with sensory disorders, in reading the Qur'an are considered more difficult than other people with disabilities. Therefore, the purpose of this study was to determine how to improve the ability to read the hijaiyah letters for deaf and mute children at SLB B-C YPCM Boyolali
This type of research is qualitative research with a case study design. The subjects in this study were 3 students out of 7 deaf-mute students. The process of selecting research subjects used purposive sampling techniques. Data collection techniques in this study were observation, interviews, and documentation. Data analysis used in this study was data collection, data reduction, data presentation, and data verification.
The results of the study showed that deaf and mute children were able to easily understand learning to recognize the hijaiyah letters using the Al-Barqi method, compared to previously only using the method of learning to read the hijaiyah letters using the Iqro' method.
Keywords: Guidance, Hijaiyah Letters, Deaf-mute
Ketersediaan
| SK202530116.1 | 2X7.15 ARI b c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150 AVR k c.1
|
| Penerbit | Fakulas Dawah dan Uhuluddin : Surakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
79 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.150 AVR k c.1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Abdul Wahid Arifin
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






