Detail Cantuman
Advanced SearchBIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
PENERAPAN POLA ASUH OTORITATIF ORANGTUA DALAM CHARACTER BUILDING PRA REMAJA DI WUNGUSARI TEGALGOWO GEMOLONG SRAGEN
Pendidikan karakter penting untuk membentuk generasi berakhlak mulia, seperti diatur dalam Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2017. Proses ini perlu dimulai sejak dini, dengan keluarga sebagai tempat pertama dan utama. Orang tua berperan besar melalui pola asuh, yaitu otoriter, permisif, dan otoritatif. Pola asuh otoritatif paling efektif karena menyeimbangkan disiplin, kasih sayang, dan komunikasi. Anak yang diasuh dengan cara ini biasanya tumbuh menjadi pribadi percaya diri, bertanggung jawab, empatik, dan mudah bergaul. Anak yang dibesarkan dengan pola asuh otoritatif cenderung tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, empatik, dan memiliki kemampuan sosial yang baik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta mengetahui penerapan pola asuh otoritatif orang tua dalam character building pra remaja di Wungusari Tegaldowo Gemolong Sragen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan subek merupakan salah satu orangtua yang menggunakan penerapan pola asuh otoritatif dengan jumlah tiga subjek utama dan dua anak sebagai subjek pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian berada di Desa Wungusari, Tegaldowo, Gemolong, Sragen pada Januari 2025 selama kurang lebih dua bulan. Teknik keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini ada dua yaitu Triangulasi suber sumer dan Triangulasi metode sedangkan dalam Analisis data terdapat empat kemampuan analisis yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif yang diterapkan orang tua berdampak positif terhadap perkembangan karakter pra remaja. Anak-anak tumbuh lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Pola asuh otoritatif merupakan pendekatan seimbang antara kontrol dan kasih sayang yang efektif dalam membentuk remaja yang berkarakter positif, disiplin, bertanggung jawab, serta matang secara emosional. Namun, pengaruh lingkungan luar serta inkonsistensi dalam penerapan pola asuh tetap menjadi tantangan yang dihadapi orang tua. Pola asuh otoritatif menekankan keseimbangan antara kasih sayang dan kedisiplinan. Orang tua memberikan aturan yang jelas, mendengarkan pendapat anak, serta memberi kebebasan dengan tanggung jawab. Penerapan pola asuh ini membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan matang secara emosional, meskipun tetap ada tantangan dari pengaruh lingkungan dan konsistensi orang tua.
Ketersediaan
| SK20263016.1 | 2x7.15 SUC p c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 SUC p c.1
|
| Penerbit | : ., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
89 hlm.,30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
DITA ARDILA SUCI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






