Image of Wacana Pemberitaan Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah 2024 pada Majalah Tempo
(Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk)

Text

Wacana Pemberitaan Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah 2024 pada Majalah Tempo (Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk)



ABSTRAK

Rimadhiana Ayu Nur Pebvita, NIM: 211211027. Wacana Pemberitaan Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Revisi Undang-UndangPemilihan Kepala Daerah 2024 pada Majalah Tempo (Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk). Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Pada bulan Agustus 2024, kontroversi politik nasional mencuat setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan penting terkait ambang batas pencalonan kepala daerah, yang diikuti dengan upaya revisi Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai membuka peluang politik dinasti serta menuai penolakan luas dari masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan wacana yang dibangun oleh Majalah Tempo dalam pemberitaan mengenai Putusan MK terkait RUU Pilkada 2024. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana Tempo merepresentasikan praktik politik dinasti, upaya pelanggengan kekuasaan, dan respons masyarakat sipil terhadap perubahan aturan pencalonan kepala daerah. Permasalahan yang diangkat meliputi bagaimana strategi wacana yang dipakai Tempo untuk membentuk makna dari peristiwa politik tersebut dalam konteks relasi kekuasaan di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. Van Dijk sebagai sumber data. Data penelitian diambil melalui studi dokumentasi pada pemberitaan Majalah Tempo edisi 26 Agustus–1 September 2024, serta analisis mendalam menggunakan teori dinasti politik oligarki milik Jefferey A. Winters pada teks berita laporan utama yang membahas Putusan MK dan RUU Pilkada 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majalah Tempo secara kritis mengungkap praktik manipulasi kekuasaan oleh elite politik melalui upaya pelanggengan dinasti politik lewat revisi Undang-Undang Pilkada 2024, yang berpotensi menguntungkan keluarga Presiden Joko Widodo. Tempo menyoroti peran penting tekanan publik dan perlawanan masyarakat sipil dalam menggagalkan revisi tersebut dengan menggunakan diksi tajam dan narasumber yang dominan dari pihak kritis, sehingga membangun wacana yang menegaskan posisinya sebagai media pengawal demokrasi dan akuntabilitas politik. Secara teoretis, hal ini mencerminkan konsep oligarki sipil Jeffrey Alan Winters, di mana elite kaya memanfaatkan jalur formal dan mekanisme politik legal untuk mempertahankan kekuasaan keluarga mereka secara sistematis, yang pada akhirnya mengancam prinsip demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.

Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Majalah Tempo, RUU Pilkada 2024, Dinasti
Politik


ABSTRACT

Rimadhiana Ayu Nur Pebvita, NIM: 211211027. Discourse on Media Repoerting of the Constitutional Court's Decision Regarding the Revision of the 2024 Regional Head Election Law in Tempo Magazine (Critical Discourse Analysis Model by Teun A. Van Dijk). Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program.Faculty of Ushuluddin and Da'wah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.

In August 2024, a national political controversy erupted after the Constitutional Court (MK) issued an important ruling regarding the threshold for regional head candidacy, followed by efforts to revise the Regional Head Election (Pilkada) Bill by the government and the House of Representatives (DPR), which was considered to open up opportunities for political dynasties and drew widespread rejection from civil society. This study aims to describe the discourse constructed by Tempo Magazine in its coverage of the Constitutional Court's ruling on the 2024 Pilkada Bill. The main focus of this study is how Tempo represents the practice of political dynasties, efforts to perpetuate power, and the response of civil society to changes in the rules for regional head candidacy. The issues raised include the discourse strategies used by Tempo to shape the meaning of these political events in the context of power relations in Indonesia.
This study uses a qualitative descriptive method with Teun A. Van Dijk's Critical Discourse Analysis approach as the data source. The research data was collected through a documentation study of Tempo Magazine's August 26– September 1, 2024 edition, as well as an in-depth analysis using Jefferey A. Winters' oligarchic political dynasty theory on the main news report discussing the Constitutional Court's decision and the 2024 Regional Election Bill.
The results of the study show that Tempo magazine critically exposes the political elite's manipulation of power through efforts to perpetuate political dynasties by revising the 2024 Regional Election Law, which has the potential to benefit President Joko Widodo's family. Tempo highlights the important role of public pressure and civil society resistance in thwarting the revision by using sharp diction and sources that are predominantly critical, thereby constructing a discourse that affirms its position as a guardian of democracy and political accountability. Theoretically, this reflects Jeffrey Alan Winters' concept of civil oligarchy, in which wealthy elites utilize formal channels and legal political mechanisms to systematically maintain their families' power, ultimately threatening the principles of democracy and the rule of law in Indonesia

Keywords: Critical Discourse Analysis, Tempo Magazine, Pilkada Bill 2024,
Political Dynasty


Ketersediaan

SK202640042.12x7.5 FEB wPERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7. 5)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.5 FEB w
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
174 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this