Detail Cantuman
Advanced SearchBIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
Program Bimbingan Sosial Dalam Menumbuhkan Penyesuaian Sosial Penerima Manfaat Di Panti Pelayanan Sosial Anak Taruna Yodha Sukoharjo
ABSTRAK
Brilian Syaiful Islam, 211221108, Program Bimbingan Sosial Dalam Menumbuhkan Penyesuaian Sosial Penerima Manfaat Di Panti Pelayanan Sosial Anak Taruna Yodha Sukoharjo. Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Seorang anak yang mengalami putus sekolah pastinya akan merasa minder ketika berada di lingkungan masyarakat mereka akan merasa bahwa dirinya tidak pantas atau tidak setara jika berada di lingkungan masyarakat. Melalui bimbingan sosial yang ada di PPSA Taruna Yodha Sukoharjo para remaja yang putus sekolah diharapkan mampu untuk menumbuhkan penyesuaian sosial dirinya selama di panti maupun diluar panti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses bimbingan sosial untuk menumbuhkan penyesuaian sosial penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial Anak Taruna Yodha Sukoharjo.
Penelitian ini untuk mendapatkan informasi terkait proses bimbingan sosial tersebut menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi,wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan subjek dalam penelitian menggunakan purposive sampling yang terdiri dari tiga informan utama. Selanjutnya untuk memperoleh keabsahan data penulis menggunakan triangulasi sumber data. Selanjutnya analisis data dengan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa ada empat tahapan yang digunakan dalam bimbingan sosial untuk menumbuhkan penyesuaian sosial penerima manfaat di PPSA Taruna Yodha Sukoharjo. Tahap pertama yaitu assessment, dimana pekerja sosial mengidentifikasi masalah dan kebutuhan para penerima manfaat. Tahap kedua yaitu rencana intervensi, pekerja sosial membuat rencana metode dan materi yang akan digunakan dalam bimbingan sosial. Tahap ketiga yaitu intervensi, ditahap ini merupakan tahap inti, dimana penerima manfaat melakukan bimbingan sosial yang telah direncanakan oleh pekerja sosial sebelumnya. Selanjutnya, tahap terakhir yakni terminasi yaitu pekerja sosial menilai seberapa efektif layanan bimbingan sosial yang telah dilaksanakan
Kata Kunci: Bimbingan Sosial, Penyesuaian Sosial
ABSTRACT
Brilian Syaiful Islam, 211221108. The Social Guidance Program in Fostering Social Adjustment of Beneficiaries at the Taruna Yodha Child Social Service Center, Sukoharjo. Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, State Islamic University Raden Mas Said Surakarta, 2025
A child who drops out of school will often feel inferior when interacting within their community. They may perceive themselves as unworthy or not equal to others in their social environment. Through the social guidance provided at PPSA Taruna Yodha Sukoharjo, these out-of-school adolescents are expected to develop better social adjustment both within and outside the institution. This study aims to describe the social guidance process used to foster social adjustment among beneficiaries at the Taruna Yodha Child Social Service Center in Sukoharjo.
This research was conducted to obtain information related to the social guidance process using a qualitative research approach. The data collection techniques employed included observation, interviews, and documentation. The subjects were selected using purposive sampling, consisting of three main informants. To ensure data validity, the researcher used source triangulation. Data analysis was carried out through four stages: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results of this study show that there are four stages used in social guidance to enhance the social adjustment of beneficiaries at PPSA Taruna Yodha Sukoharjo. The first stage is assessment, during which social workers identify the problems and needs of the beneficiaries. The second stage is intervention planning, in which social workers determine the methods and materials to be used in the social guidance sessions. The third stage is intervention, which is the core phase in which beneficiaries participate in the social guidance activities planned by the social workers. Finally, the last stage is termination, where social workers evaluate the effectiveness of the social guidance services that have been provided.
Keywords: Social Guidance, Social Adjust
Ketersediaan
| SK202630010.1 | 2x7.15 ISL p c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 ISL p
|
| Penerbit | : ., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
117hlm, 30cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Brilian Syaiful Islam
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






