Image of Bimbingan Agama dalam Menumbuhkan Percaya Diri pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB-B Yayasan Rehabilitasi Tunarungu dan Wicara Surakarta

BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM

Bimbingan Agama dalam Menumbuhkan Percaya Diri pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB-B Yayasan Rehabilitasi Tunarungu dan Wicara Surakarta



ABSTRAK

Alfina Syela Annajma. 201221103, Bimbingan Agama dalam Menumbuhkan Percaya Diri pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB-B Yayasan Rehabilitasi Tunarungu dan Wicara Surakarta. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.
Setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa memandang kondisi fisiknya, termasuk anak berkebutuhan khusus. Anak tunarungu dan tunawicara sering mengalami hambatan dalam komunikasi yang berdampak pada rendahnya rasa percaya diri. Percaya diri merupakan aspek penting dalam perkembangan kepribadian dan sosial anak agar dapat berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Salah satu cara efektif untuk menumbuhkan rasa percaya diri adalah melalui bimbingan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan bimbingan agama dalam menumbuhkan rasa percaya diri pada anak berkebutuhan khusus di SLB-B Yayasan Rehabilitasi Tunarungu dan Wicara Surakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksploratif. Subjek penelitian terdiri dari guru bimbingan agama, siswa tunarungu dan tunawicara, dan wali murid di SLB-B YRTRW Surakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode ini dipilih untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai tahapan bimbingan agama dan pengaruhnya terhadap peningkatan percaya diri anak berkebutuhan khusus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan bimbingan agama di SLB-B YRTRW Surakarta berperan signifikan dalam perkembangan kepribadian anak, khususnya dalam membangun rasa percaya diri. Anak-anak dengan keterbatasan komunikasi mengalami peningkatan kemampuan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Bimbingan agama yang dilaksanakan secara terstruktur dan adaptif terbukti mampu menjembatani hambatan komunikasi serta menjadi sarana penguatan identitas diri. Dengan demikian, bimbingan agama tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pendidikan formal, tetapi juga sebagai pendekatan holistik yang mendukung pembentukan karakter, penanaman nilai spiritual, dan penguatan percaya diri pada anak berkebutuhan khusus.

Kata Kunci: Bimbingan Konseling Islam, Bimbingan Agama, Percaya Diri, Tunarungu Tunawaicara


ABSTRACT
Alfina Syela Annajma. 201221103. Religious Guidance in Developing Self Confidence among Children with Special Needs at SLB-B Yayasan Rehabilitasi Tunarungu dan Wicara Surakarta. Study Program of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Ushuluddin and Da’wah, State Islamic University Raden Mas Said Surakarta.

Every child has the right to receive a proper education regardless of physical condition, including children with special needs. Deaf and speech-impaired children often experience communication barriers that lead to low self-confidence. Self-confidence is an essential aspect of a child’s personal and social development, enabling them to interact and adapt to their environment. One effective way to foster self-confidence is through religious guidance. This study aims to describe the stages of religious guidance in developing self-confidence among children with special needs at SLB-B Yayasan Rehabilitasi Tunarungu dan Wicara Surakarta.
This research employs a descriptive qualitative approach with an explorative method. The research subjects include religious guidance teachers, deaf and speech-impaired students, and parents at SLB-B YRTRW Surakarta. Data were collected through observation, interviews, and documentation. To ensure data validity, source triangulation was applied. The data were analyzed through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This method was chosen to gain an in-depth understanding of the stages of religious guidance and its impact on improving the self-confidence of children with special needs.
The research results show that the stages of religious guidance at SLB-B YRTRW Surakarta play a significant role in children’s personality development, particularly in building self-confidence. Children with communication limitations demonstrated improved abilities to participate in religious activities and interact with their surroundings. The structured and adaptive implementation of religious guidance has proven effective in bridging communication barriers and strengthening self-identity. Therefore, religious guidance functions not only as a formal educational activity but also as a holistic approach that supports character formation, the cultivation of spiritual values, and the enhancement of self-confidence among children with special needs.


Keywords: Islamic Guidance and Counseling, Religious Guidance, Self-Confidence, Deaf and Speech-Impaired


Ketersediaan

SK202630004.12x7.15 b ANN c1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.15 b ANN
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
159hlm, 30cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this