Image of REPRESENTASI SABAR DALAM FILM TITIP SURAT UNTUK TUHAN (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)

KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM

REPRESENTASI SABAR DALAM FILM TITIP SURAT UNTUK TUHAN (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)



ABSTRAK

Arshinta Nurul Hidayah (211211039) Representasi sabar dalam film Titip Surat untuk Tuhan (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce). Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Jurusan Dakwah dan Komunikasi. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta, 2025.

Saat ini masyarakat yang berpenghasilan rendah sering berhadapan dengan sulitnya menerima pelayanan yang sesuai dengan standar berlaku karena terbatasnya biaya yang dimiliki. Hal ini mencerminkan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia belum menjangkau. Melaui film sebagai media informasi, kritik sosia l dan pesan dapat tersampaikan untuk para penikmatnya. Pesan yang disampaikan dapat menggiring opini masyarakat terhadap sudut pandang mereka. Begitupun dengan penelitian ini dilatar belakangi oleh sikap sabar yang bukan hanya sekedar belajar untuk mengikhlaskan sesuatu, tetapi ada bentuk-bentuk dari sabar yang belum banyak orang-orang mengetahuinya. Penelitian ini menggunakan film Titip Surat untuk Tuhan, dengan pesan yang ingin disampaikan terkait dengan kesabaran dalam menghadapi cobaan dan hawa nafsu.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi pustaka. Analisis yang digunakan yaitu analisis semiotika Charles Sanders Peirce dengan teori segitiga makna (triangle of meaning) yaitu tanda, objek dan interpretan untuk memunculkan makna tentang tanda-tanda yang menunjukkan adanya sikap sabar. Melalui pemilihan scene yang memuat unsur bentuk sabar, peneliti kemudian melakukan analisis scene yang termasuk ke dalam tujuh bentuk sabar dengan menggunakan grand teori dari Imam Ghazali.

Berdasarkan data yang telah diteliti, hasil penelitian ini menunjukkan adanya representasi yang mengandung tujuh bentuk sabar pada beberapa tokoh, dapat kita lihat antara lain seperti sabar dalam ibadah dan ketaatan, sabar dalam dalam memperoleh kebutuhan dan menghadapi cobaan, sabar dalam menerima ketetapan Allah, Sabar dalam menunggu janji Allah, sabar dari keinginan hawa nafsu, sabar dalam dalam hubungan dengan manusia (pergaulan), dan sabar saat menghadapi hinaan orang lain. Sabar yang ditampilkan dalam film ini bukan hanya sekedar sabar yang pasif (nrimo), tetapi sabar yang aktif yaitu sabar yang disertai usaha, ikhtiar, dan doa. Film ini juga menyampaikan kritik sosial tentang ketidakmerataan akses kesehatan terutama bagi masyarakat yang kurang mampu, terbatasnya biaya yang dimiliki kadang kali menjadi masalah utama dalam memperoleh akses kesehatan yang layak, sehingga nilai sabar yang dihadirkan relevan dengan realita yang terjadi pada masyarakat saat ini.



Kata Kunci: Sabar, Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce, Film Titip
Surat untuk Tuhan






vi


ABSTRACT

Arshinta Nurul Hidayah (211211039) Representation of Patience in the Film "Titip Surat untuk Tuhan" (A Semiotic Analysis by Charles Sanders Peirce). Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Department of Da'wah and Communication. Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta, 2025.

Currently, low-income communities often face difficulties in receiving services that meet applicable standards due to limited funds. This reflects the lack of accessible healthcare in Indonesia. Through film as an information medium, social criticism and messages can be conveyed to viewers. These messages can influence public opinion toward their perspectives. Likewise, this research is motivated by the fact that patience is not merely a matter of learning to let go of something, but also forms of patience that many people are not yet aware of. This research uses the film "Titip Surat untuk Tuhan," with the message it wants to convey related to patience in facing trials and desires.

This research employs a descriptive qualitative method, with data collection techniques including documentation and literature review. The analysis employed Charles Sanders Peirce's semiotics, incorporating the triangle of meaning theory of sign, object, and interpretant, to elicit meaning from signs indicating patience. By selecting scenes containing elements of patience, the researcher then analyzed the scenes, which included the seven forms of patience, using Imam Ghazali's grand theory.

Based on the data examined, the results of this study indicate representations of the seven forms of patience in several characters. These include patience in worship and obedience, patience in obtaining needs and facing trials, patience in accepting God's decree, patience in awaiting God's promises, patience in resisting desires, patience in human relationships (socializing), and patience in facing insults from others. The patience depicted in this film is not merely passive patience (nrimo), but active patience, namely patience accompanied by effort, endeavor, and prayer. This research also presents a social critique of the unequal access to healthcare, especially for the underprivileged. Limited financial resources are sometimes a major obstacle to obtaining adequate healthcare. Therefore, the value of patience presented is relevant to the reality of today's society.



Keywords: Patience, Charles Sanders Peirce's Semiotic Analysis, "Titip Surat untuk Tuhan" (Entrust a Letter to God)


Ketersediaan

SK202640008.12x7.5 HID r c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.5)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.5 HID r c.1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
160 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this