No image available for this title

AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM

MAKNA SIMBOLIK TRADISI KENDURI DI DUKUH KEMBANG DESA NEPEN KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI (Perspektif Teori Semiotika Charles Sanders Pierce) SKRIPSI



ABSTRAK

Aulia Putri Kusumawati. NIM : 21.11.21.055. Makna Simbolik Tradisi Kenduri Di Dukuh Kembang Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali (Perspektif Teori Semiotika Charless Sanders Pierce). Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2021.
Tradisi Kenduri yang berada di Dukuh Kembang Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali adalah tradisi atau ritual untuk selametan seseorang yang mempunyai hajat seperti kematian, khitanan, pernikahan. Lewat tradisi ini khususnya keluarga, tetangga, kerabat, teman, dan warga masyarakat Dukuh Kembang ikut dalam pelaksanaan tersebut. Tradisi ini diselenggarakan dengan tanggal dan waktu yang ditentukan oleh seseorang yang mempunayi hajat tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apa makna Simbolik dalam Tradisi Kenduri di Dukuh Kembang Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali? (2) Bagaimana Peran Masyarakat dalam Mempertahankan Tradisi Kenduri di Dukuh Kembang Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali ?

Penelitian ini bersifat lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi mengenai Tradisi Kenduri di Dukuh Kembang Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali Untuk metode analisis data menggunakan metode deskriptif, metode verstehen (memahami) dan metode interpretasi.

Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) Simbol yang berupa uborampe yang digunakan dalam prosesi tradisi kenduri yaitu nasi tumpeng sedangkan ingkung ayam melambangkan rasa syukur, kebersamaan, dan harapan akan keberkahan. Buah pisang bermakna kesadaran akan ketergantungan dengan Tuhan dan mengingatkan agar manusia tidak merasa terpisah dari-Nya. Apem dan makanan lain seperti ketan atau jenang merah-putih sebagai permohonan ampun, serta serundeng dipercaya mampu mengundang arwah leluhur untuk hadir dalam doa-doa kenduri. (2) Peran Masyarakat dalam Mempertahankan Tradisi Kenduri di Dukuh Kembang Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali pertama, kenduri membangun solidaritas sosial masyarakat, yaitu warga desa memiliki solidaritas yang tinggi terhadap sesama untuk menyukseskan rangkaian dalam tradisi kenduri yang kedua, menjaga dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya yaitu yang ketiga adapun makna dan nilai yang terkandung dalam tradisi kenduri yaitu nilai solidaritas, nilai sosial, nilai kebersamaan, dan makna yang terkandung dalam tradisi kenduri adalah rasa syukur, penghormatan, mempererat tali silahturahmi, gotong royong dan kebersamaan.

Kata Kunci : Tradisi Kenduri, Makna Simbolik, Charles Sanders Pierce


ABSTRACT

Aulia Putri Kusumawati. 211121055. The Symbolic Meaning of the Kenduri Tradition in Kembang Hamlet, Nepen Village, Teras District, Boyolali Regency (Charless Sanders Pierce's Semiotic Theory Perspective). Aqidah and Islamic Philosophy Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas State Islamic University Said Surakarta. 2021.

The Kenduri Tradition in Dukuh Kembang, Nepen Village, Teras District, Boyolali Regency is a tradition or ritual to save someone who has a wish such as death, circumcision, marriage. Through this tradition, especially family, neighbors, relatives, friends, and residents of Dukuh Kembang participate in the implementation. This tradition is held with a date and time determined by someone who has the wish. The formulation of the problem in this study is (1) What is the symbolic meaning of the Kenduri Tradition in Dukuh Kembang, Nepen Village, Teras District, Boyolali Regency? (2) What is the Role of the Community in Maintaining the Kenduri Tradition in Dukuh Kembang, Nepen Village, Teras District, Boyolali Regency?
This research is field research with a qualitative approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation regarding the Kenduri Tradition in Dukuh Kembang, Nepen Village, Teras District, Boyolali Regency. Data analysis methods include descriptive methods, understanding methods, and interpretation methods.
The results obtained in this study are (1) The symbol in the form of uborampe used in the traditional kenduri procession is Nasi Tumpeng while ingkung ayam symbolizes gratitude, togetherness, and hope for blessings. Bananas symbolize awareness of dependence on God and remind humans not to feel separated from Him. Apem and other foods such as sticky rice or red and white jenang as a request for forgiveness, and serundeng are believed to be able to invite ancestral spirits to attend the kenduri prayers. (2.) The Role of the Community in Maintaining the Kenduri Tradition in Dukuh Kembang, Nepen Village, Teras District, Boyolali Regency. First, the kenduri builds social solidarity in the community, namely that village residents have high solidarity towards each other to make the series of kenduri traditions a success. Second, it maintains and preserves the values of local wisdom and culture, namely. Third, the meaning and values contained in the kenduri tradition are the Value of Solidarity, Social Values, Values of Togetherness, and the meaning contained in the kenduri tradition is Gratitude, Respect, Strengthening ties of friendship, mutual cooperation and togetherness.


Keywords: Kenduri Tradition, Symbolic Meaning, Charles Sanders Pierce


Ketersediaan

SK202610002.12x3 KUS m c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x3 KUS m c.
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
164 Hlm , 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x3 KUS m c.
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.