PSIKOLOGI ISLAM
PROSES GRIEVING PADA REMAJA PUTRA AKIBAT KEMATIAN AYAH SECARA MENDADAK
ABSTRAK
Maulida Azhar Hanifah. Proses Grieving Pada Remaja Putra Akibat Kematian Ayah Secara Mendadak. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta.2025.
Kematian adalah takdir yang tidak dapat dihindari oleh siapapun, kematian ini akan menimbulkan grief (duka cita) pada orang yang ditinggalkan. Grief adalah kelumpuhan emosional, kecemasan akan berpisah, rasa putus asa, tidak percaya diri, sedih, dan perasaan kesepian yang menyertai disaat kehilangan orang yang dicintai. Individu yang kehilangan orang tua pada usia remaja akan mengalami masalah emosi seperti kesedihan, kesepian, kehilangan, kurang kasih sayang, tidak jarang melakukan pelampiasan pada hal buruk serta berujung pada depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran proses grief yang terjadi pada remaja putra akibat kematian ayah secara mendadak.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Informan utama dalam penelitian ini berjumlah satu orang dengan informan sekunder berjumlah dua orang. Karakteristik informan remaja putra sedang dalam kondisi ditinggal mati ayahnya. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Moustakes dengan uji kredibilitas triangulasi sumber dan teknik .
Hasil penelitian menunjukkan gambaran proses grieving pada setiap tahapan yang dilalui oleh remaja putra. Dimulai dengan tahapan penolakan dengan tidak percaya terhadap kabar kematian ayahnya. Dilanjutkan pada tahapan amarah pelampiasan emosi dengan sikap diam dan menangis. Timbul perasaan sedih karena merasa sendiri disertai perasaan kangen pada almarhum ayahnya. Peran keluarga dan teman membantu remaja putra dalam bangkit dan menerima kenyataan. Proses akhir mampu untuk ikhlas, berpikir untuk masa depan, serta memiliki harapan dapat menggantikan sosok ayah sebagai laki-laki dan pelindung bagi keluarganya. Gambaran proses grief yang dilalui oleh remaja putra tidaklah berlarut-larut dan minim dampak yang ditimbulakan. Faktor lain yang ditemukan adalah adanya ajaran positif orang tua semasa hidup mempengaruhi proses informan dalam melewati grief.
Kata kunci : Kematian Ayah, Grief, Remaja Putra
ABSTRAC
Maulida Azhar Hanifah. The Grieving Process in Adolescent Boys Due to Sudden Father's Death. Islamic Psychology Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Death is a destiny that cannot be avoided by anyone, and it will cause grief in those who are left behind. Grief is an emotional numbness, anxiety about separation, feelings of despair, lack of confidence, sadness, and loneliness that accompany the loss of a loved one. Individuals who lose a parent at a teenage age will experience emotional problems such as sadness, loneliness, loss, lack of affection, and often lead to depression.
The purpose of this study is to determine how the grieving process occurs in adolescent boys due to sudden father's death. The research method used in this study is qualitative with a phenomenological approach. Data collection techniques used interviews and observations. The main informant in this study was one person, with two secondary informants. The characteristics of the informant, a teenage boy, were in a condition of having lost his father. Data analysis in this study used Moustakes with source triangulation and technique credibility tests.
The results showed a description of the grieving process at each stage experienced by the adolescent boy. It starts with the stage of denial with disbelief of the news of his father's death. Followed by the stage of anger with emotional outbursts, characterized by silence and crying. Feelings of sadness arise due to feeling alone, accompanied by feelings of longing for his late father. The role of family and friends helps the adolescent boy to rise and accept reality. In the end, he is able to be sincere, think about the future, and have hope to replace his father's figure as a man and protector for his family. The description of the grieving process experienced by the adolescent boy is not prolonged and has minimal impact. Another factor found is that the positive teachings of parents during their lifetime influence the informant's process in going through grief.
Keywords: Father's Death, Grief, Adolescent Boys.
Ketersediaan
| SK202570110.`1 | 2x7.5 AZI s c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.5 AZI s c1
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
138 Hlm , 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.5 AZI s c1
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Vera Imanti, M.Psi., Psikolog
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






