Detail Cantuman
Advanced Search
PSIKOLOGI ISLAM
GAMBARAN BEBAN PENGASUHAN PADA CAREGIVER KELUARGA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KELURAHAN LOROG
Lintang Kusumadewi J. 211141062. GAMBARAN BEBAN PENGASUHAN PADA CAREGIVER KELUARGA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA
(ODGJ) DI KELURAHAN LOROG. Program Studi Psikologi Islam. Jurusan Psikologi dan Psikoterapi. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Tahun 2025.
Caregiver keluarga yang merawat anggota dengan gangguan jiwa (ODGJ) seringkali menghadapi tekanan fisik, emosional, sosial, dan ekonomi yang berpengaruh terhadap kesejahteraan mereka. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pemahaman mendalam mengenai pengalaman caregiver dalam merawat anggota keluarga dengan ODGJ. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan beban pengasuhan yang dialami caregiver keluarga dengan anggota ODGJ di Kelurahan Lorog, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga orang caregiver utama yang memiliki anggota keluarga dengan ODGJ. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data menggunakan teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dari teori Smith (2017) .
Penelitian ini menggambarkan beban pengasuhan caregiver keluarga dengan anggota gangguan jiwa (ODGJ). Berdasarkan Slametiningsih dkk. (2024), beban pengasuhan dikategorikan menjadi ringan, sedang, dan berat, bergantung pada tekanan emosional, fisik, finansial, dan sosial yang dialami caregiver. Hasil penelitian menunjukkan dua informan mengalami beban berat. Satu informan mengalami depresi mendalam, pikiran untuk bunuh diri, kelelahan fisik, tekanan finansial, stigma sosial, konflik peran, dan trauma psikologis sehingga fungsi psikososialnya terganggu. Informan lainnya menghadapi kecemasan tinggi, gangguan tidur, kelelahan fisik, keterbatasan finansial, tekanan sosial, dan konflik peran sebagai caregiver, ibu rumah tangga, dan pedagang. Sementara itu, informan dengan beban sedang mengalami kesedihan, kecemasan, kelelahan, serta tekanan finansial dan sosial yang lebih ringan, namun masih mampu merawat ODGJ dan mempertahankan interaksi sosial. Temuan ini menegaskan bahwa beban pengasuhan ODGJ memengaruhi kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis, kondisi finansial, serta hubungan sosial caregiver, sehingga dukungan sosial dan intervensi psikologis menjadi sangat penting.
Kata Kunci: Caregiver, Beban Pengasuhan, ODGJ
Lintang Kusumadewi J. 211141062. DESCRIPTION OF CAREGIVING BURDEN AMONG FAMILY CAREGIVERS OF PEOPLE WITH MENTAL
DISORDERS (ODGJ) IN LOROG VILLAGE. Islamic Psychology Study Program. Department of Psychology and Psychotherapy. Faculty of Ushuluddin and Da’wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025.
Family caregivers of individuals with mental disorders (ODGJ) often encounter physical, emotional, social, and economic pressures that significantly affect their well-being. This condition highlights the importance of a deeper understanding of caregivers’ experiences in providing care for family members with ODGJ. This study aims to describe the caregiving burden experienced by family caregivers of individuals with ODGJ in Lorog Village, Tawangsari District, Sukoharjo Regency.
This research employed a qualitative approach with a phenomenological method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The participants consisted of three primary caregivers of family members with ODGJ, selected using purposive sampling based on criteria relevant to the research focus. Data analysis was carried out using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) based on Smith (2017)
This study describes the caregiving burden experienced by family caregivers of members with mental disorders (ODGJ). According to Slametiningsih et al. (2024), caregiving burden is categorized as light, moderate, or heavy, depending on the emotional, physical, financial, and social pressures experienced by the caregiver. The results showed that two informants experienced a heavy burden. One informant suffered from severe depression, suicidal thoughts, physical exhaustion, financial strain, social stigma, role conflicts, and psychological trauma, which disrupted their psychosocial functioning. Another informant faced high anxiety, sleep disturbances, physical fatigue, financial limitations, social pressure, and role conflicts as a caregiver, homemaker, and trader. Meanwhile, the informant with a moderate burden experienced sadness, anxiety, fatigue, and lighter financial and social pressures, yet was still able to care for the ODGJ and maintain social interactions. These findings emphasize that caregiving burden for ODGJ affects caregivers’ physical health, psychological well-being, financial condition, and social relationships, highlighting the importance of social support and psychological interventions.
Keywords: Caregiver, Caregiving Burden, People with Mental Disorders
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ibu Vera Imanti, M.Psi
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






