Detail Cantuman
Advanced Search
ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
SIKAP MENGHADAPI BENCANA DALAM Q.S. AL-BAQARAH AYAT 155-157 MENURUT TAFSIR IBNU KATSIR
ABSTRAK
Ahmad Sairozi Arofiq. NIM: 201111019. Sikap Menghapadi Bencana Dalam Q.S. Al Baqarah Ayat 155-157 Menurut Tafsir Ibnu Katsir. Program Studi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta 2025
Dalam menghadapi berbagai bencana, mental masyarakat turut terdampak berbagai individu di berbagai lapisan sosial menghadapi tekanan akibat hilangnya pekerjaan, ketidakpastian ekonomi, serta perasaan terisolasi yang memicu rasa cemas, stres, dan bahkan depresi. Ketika kondisi seperti ini muncul, peran agama sebagai sumber ketenangan jiwa menjadi semakin penting. Dalam perspektif Islam, Al Qur'an menawarkan solusi spiritual bagi mereka yang menghadapi musibah, termasuk bencana alam, wabah, atau krisis kesehatan. Al Qur'an memuat petunjuk yang tidak hanya memandu manusia dalam hal hukum dan ibadah, tetapi juga menyediakan panduan spiritual dan psikologis yang dapat meringankan beban mental ketika menghadapi berbagai cobaan. Melalui hal tersebut, penulis tertarik untuk mengeksplorasi tafsir Ibnu Katsir terhadap Surah Al-Baqarah ayat 155-157 dalam rangka memahami pesan ketabahan dan ketenangan batin yang dapat diperoleh melalui keyakinan kepada Allah. Dalam menghadapi cobaan berbagai pandemi sebagai sebuah bencana, penelitian ini diharapkan mampu menguraikan bagaimana ajaran Al Qur'an dapat menjadi panduan spiritual bagi umat Islam. Selain itu, penerapan teori paradigma sosiologi Thomas Samuel Kuhn dalam penelitian ini diharapkan dapat memperkaya analisis tentang relevansi Al Qur'an sebagai pedoman kehidupan di tengah tantangan zaman modern.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka (library research), yaitu penelitian yang menggunakan literatur-literatur kepustakaan sebagai objek utamanya yang terkait dengan permasalahan yang akan dikaji. Dalam melakukan penelitian ini data dikumpulkan dari berbagai literatur yang mendukung penelitian ini seperti kitab tafsir, buku, artikel atau jurnal yang memiliki keterkaitan dengan masalah yang akan dikaji.
Hasil penelitian ini : pertama, dalam tafsir Ibnu Katsir, Allah mengabarkan kepada kita bahwa Dia akan menguji hamba-hamba-Nya, yakni bahwa Dia akan memberi mereka ujian dan musibah, Allah akan menimpakan kepadanya siksa. Kemudian Allah menjelaskan tentang orang-orang yang sabar dan berterimakasih kepada mereka karena disaat musibah menimpa mereka, mereka senantiasa menyadari bahwa semua adalah milik Allah, Dia berhak berbuat apapun kepada hamba-hamba-Nya sekehendakNya. Kedua, melalui paradigma Thomas Kuhn, Al Qur’an memberi solusi melalui transformasi paradigma: dari ketakutan dan keputusasaan menuju kesabaran, ketundukan kepada Allah, dan harapan. Sikap ini menciptakan revolusi cara berpikir, di mana umat melihat bencana bukan sebagai akhir, tetapi sebagai peluang mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat solidaritas sosial. Paradigma baru ini membentuk resiliensi kolektif, di mana masyarakat dapat bangkit dengan keimanan dan ketenangan dalam menghadapi krisis.
Kata Kunci: Ibnu Katsir, Paradigma Sosiologi, Penafsiran
ABSTRACT
Ahmad Sairozi Arofiq. NIM: 201111019. Attitudes in Facing Disasters Based on Surah Al-Baqarah Verses 155–157 According to the Tafsir of Ibn Kathir. Qur’anic Studies and Tafsir Program, Faculty of Ushuluddin and Da’wah, UIN Raden Mas Said Surakarta, 2025.
In facing various disasters, the mental well-being of society is significantly affected. Individuals across different social strata experience stress due to job loss, economic uncertainty, and feelings of isolation, which often lead to anxiety, stress, and even depression. In such conditions, religion plays an increasingly important role as a source of inner peace. From an Islamic perspective, the Qur’an offers spiritual solutions for those facing adversity, including natural disasters, pandemics, or health crises. The Qur’an not only provides legal and ritual guidance but also offers spiritual and psychological insights that can ease mental burdens in times of trial. Motivated by this, the author explores Ibn Kathir's interpretation of Surah Al-Baqarah verses 155–157 to understand the message of patience and inner peace that can be attained through faith in Allah. In facing the trials of pandemics and other disasters, this research aims to elaborate on how Qur’anic teachings serve as a spiritual guide for Muslims. Furthermore, the application of Thomas Samuel Kuhn’s sociological paradigm theory is expected to enrich the analysis by illustrating the relevance of the Qur’an as a life guide amidst the challenges of the modern era.
This research is a qualitative library research study, relying on literature and written sources relevant to the topic under investigation. Data is collected from a variety of scholarly sources such as tafsir books, academic texts, articles, and journals related to the issue being examined.
The findings of this study reveal two main points: first, according to Ibn Kathir’s tafsir, Allah informs His servants that He will test them with trials and afflictions. Allah sends these tests as a form of divine wisdom and explains the virtues of those who remain patient, recognizing that all things belong to Allah and that He has full authority over His creation. Second, through the lens of Thomas Kuhn’s paradigm theory, the Qur’an offers a transformational shift in perspective: from fear and despair to patience, submission to God, and hope. This new mindset results in a revolutionary way of thinking, where disasters are seen not as the end, but as opportunities to draw closer to God and strengthen social solidarity. This new paradigm fosters collective resilience, allowing communities to rise with faith and inner calm in the face of crisis.
Keywords: Ibn Kathir, Interpretation, Sociological Paradigm
Ketersediaan
| SK202620002.1 | 2X1 ARO s c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X1 ARO s c.1
|
| Penerbit | : ., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
97 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ahmad Sairozi Arofiq
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






