Detail Cantuman
Advanced SearchBIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
IMPLEMENTASI BIMBINGAN BIDANG PRIBADI DALAM MENUMBUHKAN PENYESUAIAN DIRI REMAJA PUTUS SEKOLAH DI PANTI PELAYANAN SOSIAL ANAK TARUNA YODHA SUKOHARJO
ABSTRAK
Rostiyana Ulidamayanti, 211221106, Implementasi Bimbingan Bidang Pribadi Dalam Menumbuhkan Penyesuaian Diri Remaja Putus Sekolah Di Panti Pelayanan Sosial Anak Taruna Yodha Sukoharjo. Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Remaja yang berada di PPSA Taruna Yodha Sukoharjo ini banyak yang kurang mampu menaati aturan dan tata tertib, menunda sholat, malas mengikuti bimbingan, sering keluar malam, begadang, kurang percaya diri, sulit berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan. Program bimbingan bidang pribadi yang ada di PPSA Taruna Yodha Sukoharjo remaja ini diharapkan mampu untuk menyesuaikan dirinya selama berada di panti baik itu secara pribadi maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus mendeskripsikan proses pelaksanaan bimbingan bidang pribadi dalam menumbuhkan penyesuaian diri remaja putus sekolah di Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Taruna Yodha Sukoharjo.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan subjeknya dengan menggunakan purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini ada 4 yaitu 2 pekerja sosial dan 2 remaja putus sekolah. Kemudian, triangulasi yang digunakan berupa triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan implementasi bimbingan bidang pribadi yaitu pertama, bimbingan kelompok untuk membantu menyelesaikan permasalahan pribadi sosial remaja putus sekolah. Kedua, Case Conference untuk mengentaskan permasalahan serius dari penerima manfaat dan Refferal untuk mengalihkan penanganan kasus kepada pihak yang lebih kompeten. Bimbingan kelompok ini ada 4 tahap yaitu tahap awal atau engagement and take contract melakukan pendekatan dan kontrak, tahap peralihan atau rencana intervensi yaitu persiapan menuju inti kegiatan. Tahap inti atau intervensi yaitu diskusi, motivasi dan games. Tahap akhir atau terminasi yaitu sesi penutupan dan evaluasi. Bimbingan pribadi dapat membantu penerima manfaat dalam melakukan penyesuaian pribadi seperti mengelola emosi, mandiri, bertanggungjawab, mampu menaati aturan dan menjalankan nilai agama serta melakukan penyesuaian sosial seperti menjalin hubungan yag baik dan beradapasi dengan lingkungan.
Kata Kunci : Bimbingan Bidang Pribadi, Penyesuaian Diri, Remaja Putus Sekolah
ABSTRACT
Rostiyana Ulidamayanti, 211221106, Implementation of Personal Guidance in Cultivating Adjustment of Teenagers Who Dropped Out of School at the Taruna Yodha Children's Social Services Center in Sukohario. Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said State Islamic University, Surakarta, 2025.
Many teenagers at PPSA Taruna Yodha Sukoharjo are less able to obey the rules and regulations, delay prayer, are lazy to follow guidance, often go out at night, stay up late, lack self-confidence, have difficulty interacting and adapting to the environment. The personal guidance program at PPSA Taruna Yodha Sukoharjo is expected to enable these teenagers to adjust while at the institution both personally and socially. This study aims to determine and describe how the process of implementing personal guidance in fostering the adjustment of school dropouts at the Children's Social Service Center (PPSA) Taruna Yodha Sukoharjo.
This research is a descriptive qualitative study. Subjects were selected using purposive sampling. There were four subjects: two social workers and two beneficiaries. Triangulation used included technical triangulation and source triangulation. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and data verification.
The results of the study show the implementation of personal guidance, namely first, group guidance to help resolve personal social problems of school dropouts. Second, Case Conference to alleviate serious problems of beneficiaries and Referral to transfer case handling to more competent parties. This group guidance has 4 stages: the initial stage or engagement and take contract making an approach and contract, the transition stage or intervention plan, namely preparation towards the core activity. The core stage or intervention is discussion, motivation and games. The final stage or termination is a closing session and evaluation. Personal guidance can help beneficiaries in making personal adjustments such as managing emotions, being independent, responsible, being able to obey rules and practice religious values as well as making social adjustments such as establishing good relationships and adapting to the environment.
Keywords: Personal Guidance, Self-Adjustment, Teenagers Drop Out of School
Ketersediaan
| SK202630038.1 | 2X7.15 ULI i c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.15 ULI i c.1
|
| Penerbit | : ., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
143 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
ROSTIYANA ULIDAMAYANTI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






